Dyandra Media International Tbk mengukuhkan posisinya di panggung MICE nasional dengan lonjakan laba bersih yang mengejutkan pada kuartal pertama 2026. Perusahaan melaporkan laba Rp31 miliar, naik 59% dibanding periode yang sama tahun lalu. Laporan ini menegaskan strategi ekspansi dan penguatan fundamental yang dilakukan manajemen untuk menjaga profitabilitas di tengah volatilitas pasar. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.
Segmen Event/Exhibition Organizer tetap menjadi kontributor utama pendapatan perseroan dengan sumbangan Rp377,7 miliar, sekitar 91% dari total pendapatan. Kinerja segmen ini mencerminkan permintaan kuat terhadap layanan MICE meski dinamika pasar berfluktuasi. Pertumbuhan ini mendukung pandangan auspicious perusahaan terhadap ekspansi lebih lanjut di sektor acara.
Segmen Venue Owned & Exhibition Hall mencatat Rp16,5 miliar, sekitar 4% dari pendapatan. Segmen Hotel menyumbang Rp11,6 miliar (3%), dan Segmen Supporting Event Rp7,4 miliar (2%). Diversifikasi segmen menunjukkan portofolio layanan yang luas untuk memenuhi kebutuhan klien MICE secara menyeluruh.
Beban usaha/opex turun sekitar 6% seiring dengan upaya efisiensi operasional. Akibatnya, laba operasional melonjak menjadi Rp44,8 miliar, tumbuh 55% dari tahun sebelumnya. Penyempurnaan efisiensi biaya dan fokus pada portofolio inti MICE menjadi faktor pendorong utama margin operasional.
Peluang industri MICE diperkirakan tetap positif pada kuartal kedua tahun ini. Peningkatan aktivitas pameran, konferensi, dan acara korporasi didorong oleh kelanjutan ekspansi dunia usaha serta kebutuhan promosi lintas sektor. Pertumbuhan ini memperkuat keyakinan manajemen untuk menjaga momentum dalam portofolio layanan MICE.
Momentum pertumbuhan konsumsi domestik turut mendorong permintaan layanan MICE. Agenda libur pertengahan tahun serta minat terhadap event berskala nasional maupun internasional diperkirakan meningkat. Dyandra melihat potensi pasar baru melalui sinergi antar unit bisnis sebagai motor penggerak utama.
Perseroan berkomitmen mengeksplorasi peluang pasar baru di industri MICE. Portofolio event akan diperluas, kualitas layanan ditingkatkan, dan sinergi antar unit terus dimaksimalkan. Langkah strategis ini diharapkan mendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi perusahaan dan ekosistem MICE nasional.