Francois Villeroy de Galhau, anggota Dewan Gubernur ECB dan Gubernur Bank Sentral Prancis, menyampaikan pendapatnya saat jam perdagangan Eropa berlangsung pada hari Rabu. Ia menyatakan bahwa perang melawan inflasi telah berakhir dan ECB telah memenangkan pertarungan tersebut. Menurutnya, tekanan harga utama telah mereda secara signifikan, meski beberapa indikator di Prancis menunjukkan bahwa inflasi belum sepenuhnya hilang karena faktor-faktor sementara.
Pernyataannya menambah nuansa bahwa kebijakan moneter bisa tetap stabil meski ekspektasi inflasi berubah. Namun, ia menekankan bahwa keputusan kebijakan tetap bergantung pada data ekonomi yang masuk dan bukan pada komentar individu saja. Analisis ini menyoroti bahwa sinyal kebijakan kebanyakan bergantung pada angka inflasi terbaru dan dinamika pasar tenaga kerja.
Konteks ini menegaskan bahwa arah kebijakan ECB akan sangat dipengaruhi oleh data inflasi dan pertumbuhan di masa mendatang. Pasar will menilai bagaimana data terbaru mengubah risiko harga dan kemungkinan pengetatan lebih lanjut. Investor perlu memantau pembaruan data indikator utama yang dirilis otoritas untuk memahami jalur kebijakan yang akan datang.
Respons pasar terhadap komentar itu terlihat minim. Banyak pelaku pasar memandang pernyataan tersebut sebagai opini pribadi yang tidak secara langsung mengubah arah kebijakan. Pelaku pasar menilai bahwa keputusan ECB masih ditentukan oleh data ekonomi yang lebih luas.
Pada saat laporan ditulis, pasangan EURUSD turun sekitar 0,16% dan diperdagangkan mendekati level 1.1835. Pergerakan ini tidak menandai perubahan besar dalam kebijakan, melainkan refleksi dari sentimen pasar yang menunggu konfirmasi data utama. Investor sering mencari konfirmasi melalui rilis data inflasi dan data pekerjaan di zona euro.
Para trader juga memperhatikan komentar pejabat bank sentral lainnya dan pernyataan dari lembaga kebijakan yang bisa menambah arahan arah. Volume perdagangan hari itu relatif tipis sehingga gerakannya cenderung mudah dipengaruhi oleh berita kecil. Secara umum, pasar menunjukkan kehati-hatian dalam menilai implikasi jangka menengah dari pernyataan ECB.
Berita ini menambah elemen fundamental pada pasar, khususnya terkait ekspektasi inflasi yang lebih rendah dan potensi dampaknya terhadap kebijakan suku bunga. Investor menilai bahwa risiko inflasi dapat berdenyut pelan, sehingga jalur pengetatan menjadi lebih moderat. Namun dinamika data tetap menjadi penentu utama arah valuta asing.
Untuk trader, pendekatan yang prudent adalah menilai setup jangka pendek sambil memperkuat manajemen risiko. Pasar tetap sensitif terhadap rilis data inflasi berikutnya dan komentar pembuat kebijakan. Strategi yang efektif melibatkan penempatan stop loss yang terukur dan target profit yang realistis.
Karena tidak ada sinyal trading yang jelas dari komentar tersebut, disarankan fokus pada parameter risk-reward minimal 1:1,5. Jarak antara open, tp, dan sl perlu diatur secara proporsional dengan volatilitas pasar untuk mengurangi potensi kerugian. Dengan pendekatan disiplin, trader bisa memanfaatkan gerak kecil di EURUSD tanpa menimbulkan risiko berlebih.