AUD/USD berada di sekitar 0.7075 pada sesi Eropa hari ini, memperlihatkan kisaran sempit menjelang rilis dua nomor penting. Investor menantikan notulen FOMC dan data pekerjaan Australia untuk mendapatkan petunjuk arah kebijakan selanjutnya. Pasar juga menganalisis dinamika dolar AS terhadap beberapa pasangan utama untuk menilai risiko-suku bunga secara mendasar.
Indeks dolar (DXY) menguat sekitar 0.2% menuju 97.30, menambah tekanan pada pasangan aset berisiko. Banyak analis menilai bahwa isi notulen FOMC akan memberikan gambaran tentang jalur kenaikan suku bunga di masa depan. Sementara itu, data tenaga kerja Australia diproyeksikan menunjukkan perlambatan penambahan pekerjaan pada Januari, menambah kekhawatiran mengenai kebijakan RBA.
Secara teknikal, AUD/USD tetap berada di atas EMA 20-hari, mengindikasikan tren kenaikan jangka menengah. RSI 14-hari berada di sekitar 64, menunjukan momentum bullish yang masih kuat. Jika harga berhasil mempertahankan level ini, jalur resistance berikutnya bisa terbuka, sementara penutupan harian di bawah EMA bisa membatasi peluang sideways.
Data pekerjaan Australia diproyeksikan menunjukkan penambahan sekitar 20 ribu pekerjaan pada Januari, jauh lebih rendah dibanding Desember. Pelaku pasar menilai angka tersebut bisa menahan RBA untuk melakukan kenaikan suku bunga lebih lanjut dalam waktu dekat. Pada pertemuan kebijakan sebelumnya, OCR dinaikkan 25 basis poin menjadi 3.85%, dengan Komite terbuka pada kemungkinan tindak lanjut di masa mendatang.
Di sisi AS, notulen FOMC yang akan dirilis nanti dipandang sebagai peta jalan kebijakan yang lebih jelas. Para investor menantikan komentar bagaimana inflasi dan pertumbuhan mempengaruhi rencana bank sentral tersebut. Secara teknikal, jika AUD/USD tetap bertahan di atas EMA 20-hari dan menutup harian di zona positif, peluang untuk pergerakan lebih tinggi bisa terkonfirmasi.
Namun, jika sentimen berubah dan pasangan menembus di bawah 0.6999, pasar bisa beralih ke fase konsolidasi atau koreksi. Para trader disarankan memantau reaksi harga terhadap notulen FOMC serta angka pekerjaan Australia untuk menentukan arah jangka pendek. Laporan ini disiarkan oleh Cetro Trading Insight.