Emas Menguat Tipis di Tengah Optimisme Risiko Global: Analisa Teknis

Emas Menguat Tipis di Tengah Optimisme Risiko Global: Analisa Teknis

trading sekarang

Emas (XAU/USD) menguat tipis pada Rabu setelah terdorong turun lebih dari 2% pada Selasa. Sentimen risiko yang membaik dan dolar AS yang lebih kuat membatasi potensi kenaikan logam kuning. Dari sisi teknikal, kerangka 4 jam menunjukkan bias bearish ringan karena harga beredar di antara 100- dan 200-periode SMA.

Harga saat ini berada di sekitar 4.915,00 AS$, dengan kenaikan sekitar 0,75% hari ini. Secara teknikal, posisi harga berada di bawah 100-SMA sekitar 5.011,07 dan di atas 200-SMA sekitar 4.838,85, menciptakan bias campuran dengan kecenderungan bearish ringan. RSI berada di sekitar 43, memberikan sinyal momentum yang relatif lemah.

Rincian dinamika ini menandakan bahwa kebijakan pasar cenderung menunggu konfirmasi arah. Pergerakan yang lebih jelas akan muncul jika harga menutup di atas 100-SMA atau menembus 200-SMA, menandai perubahan arah jangka pendek dan potensi target berikutnya.

Selain dinamika teknikal, faktor fundamental juga membentuk arah emas. Pembalikan sentimen risiko dan penguatan dolar AS membatasi momentum kenaikan logam mulia. Ketegangan geopolitik yang lebih rendah saat ini mengurangi aliran aset- safe haven ke emas.

Progress negosiasi nuklir Iran dan upaya pimpinan Amerika Serikat untuk mengakhiri konflik Rusia-Ukraina turut menekan permintaan risiko terhadap emas. Para pejabat Iran mengungkapkan adanya kemajuan prinsip umum yang bisa membuka jalan untuk kesepakatan di masa depan, dan proposal lebih lanjut diharapkan dalam dua minggu.

Di sisi kebijakan moneter, data kerja AS yang kuat dan belanja konsumsi menunjukkan bahwa pembuat kebijakan bisa menunda pemotongan suku bunga. Beberapa pejabat Fed menyatakan bahwa suku bunga bisa tetap berada pada poros saat ini hingga ada bukti lebih lanjut bahwa inflasi menuju target 2%.

Secara teknikal, gambaran 4 jam menunjukkan adanya perseteruan antara bulls dan bears. Break di atas 100-SMA akan menambah momentum bullish dan berpotensi mengangkat harga menuju level resistance yang lebih tinggi.

Sebaliknya, penutupan di bawah 200-SMA akan memperkuat tekanan bearish dan menargetkan level lain di sekitar 4.800 dan 4.700 dalam skenario koreksi lebih lanjut. Skenario yang lebih luas tetap mengarah pada uptrend jangka panjang, meskipun fase konsolidasi saat ini membatasi upside untuk sementara waktu.

Catatan: Analisis teknikal dalam laporan ini disusun dengan bantuan alat AI untuk melengkapi evaluasi pasar yang dinamis.

broker terbaik indonesia