Harga emas Antam per gram pada Jumat, 23 Januari 2026, berada di Rp2.880.000, naik sekitar Rp90.000 dari posisi sebelumnya. Kenaikan ini menandai peningkatan minat lindung nilai di tengah ketidakpastian global, dengan logam kuning tetap menjadi perlindungan atas volatilitas ekonomi serta perubahan nilai tukar. Investor domestik maupun institusional melihat logam mulia sebagai pilihan utama untuk mengurangi risiko dalam portofolio defensif.
Di level global, emas batangan juga mendekati level USD 5.000 per ons dan mencatat rekor tertinggi, menegaskan tren bullish yang masih kuat. Kenaikan harga global menunjukkan arus permintaan safe haven yang berkelanjutan meski faktor dolar dan kebijakan moneter memiliki dinamika masing-masing. Investor internasional terus memantau sentimen risiko sambil mempertimbangkan potensi perubahan kebijakan suku bunga.
Beberapa faktor fundamental mendasari tren ini: pasar menanti rilis PMI S&P Global AS Januari, yang diperkirakan meningkat dan dapat menopang dolar sementara, namun belum mengubah daya tarik emas sebagai aset safe haven. Ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga, sambil membuka peluang pelonggaran di masa depan, membantu menjaga emas tetap menarik sebagai perlindungan nilai. Secara keseluruhan, dinamika geopolitik dan kebijakan moneter global cenderung mempertahankan pola permintaan emas yang tetap solid.
Dari sisi teknikal, momentum kenaikan emas terlihat tetap kuat. Harga terakhir berada di sekitar USD 4.951 hingga USD 4.967 per ons, dengan struktur higher high–higher low yang masih terjaga meski ada jeda pasca reli tajam. Kondisi ini menunjukkan kekuatan tren naik dalam jangka menengah-panjang, meskipun pasar bisa mengalami konsolidasi sejenak setelah gerak naik yang signifikan.
Indikator teknikal menunjukkan posisi overbought, dengan RSI sekitar 81, sehingga ada risiko koreksi jangka pendek jika tekanan beli mereda. Harga berada jauh di atas SMA sekitar USD 4.351, yang berfungsi sebagai dukungan utama dan menjaga bias naik tetap utuh selama level support tidak ditembus. Support lanjutan berada di kisaran USD 4.000–4.100, sementara resistance psikologis terdekat berada di USD 5.000.
Sinyal trading yang dianalisis adalah buy pada XAUUSD dengan entri sekitar 4.950, target keuntungan sekitar 5.050, dan stop loss di 4.925. Rasio risiko-untung yang diharapkan minimal 1:1.5 memastikan potensi reward lebih besar dari risiko. Jika harga tetap berada di atas level masuk, peluang untuk melanjutkan tren bullish tetap terbuka, meski perlu diwaspadai konsolidasi teknikal dalam jangka pendek.