Emas Capai Rekor Baru Didukung Ketegangan Venezuela dan Prospek Pelonggaran Fed

Emas Capai Rekor Baru Didukung Ketegangan Venezuela dan Prospek Pelonggaran Fed

Signal XAU/USDBUY
Open4487
TP4525
SL4470

Emas dan perak mencetak rekor baru seiring meningkatnya ketegangan politik di Venezuela dan retorika optimis beberapa pemimpin dunia. Permintaan terhadap safe haven melonjak karena investor berhati-hati terhadap ketidakpastian geopolitis. Walaupun imbal hasil obligasi naik, logam mulia tetap berada di jalur kenaikan karena faktor-faktor risiko global yang meningkat.

PMI AS yang relatif stabil menambah keyakinan bahwa ekonomi tidak melambat secara tajam, sehingga pasar memperkirakan ruang bagi pemotongan suku bunga lebih lanjut. Investor menilai potensi pelonggaran kebijakan sebagai dukungan bagi permintaan emas jangka menengah. Sinyal ini menambah argumen bagi bullion untuk tetap kuat meskipun dinamika imbal hasil dan dolar sedang menguat.

Analisis pasar menunjukkan harga emas bergerak menuju level sekitar 4.500 dolar AS per ounce dalam beberapa sesi ke depan. Ekspektasi pemotongan suku bunga Fed yang terlihat besar hingga 2026 menambah sisi positif bagi logam kuning, meski imbal hasil T-note 10-tahun naik. Secara teknis, para trader mengamati peluang breakout yang bisa menambah momentum kenaikan lebih lanjut.

Faktor Penggerak Pasar dan Kebijakan

Kebijakan moneter AS menjadi faktor utama yang mempengaruhi arah emas. Reaksi pasar terhadap data pekerjaan dan PMI membuat eksekutif bank sentral tampak lebih fleksibel terhadap pelonggaran kebijakan. Peluang pemotongan hingga 56 basis poin mendekati akhir 2026 memperkuat daya tarik logam kuning sebagai aset perlindungan nilai.

Para pejabat Fed berbeda sudut pandang tentang kapan suku bunga akan dijajarkan di level netral. Walau Gubernur Fed Richmond Barkin menekankan kehati-hatian dan menjaga kebijakan di wilayah netral, beberapa pejabat lain menilai ruang untuk pelonggaran masih ada. Klaim ini sejalan dengan survei pasar yang memperkirakan pemangkasan suku bunga secara bertahap. Dalam konteks ini, emas tetap menjadi pelindung terhadap ketidakpastian kebijakan moneter.

Selain itu, laporan ekonomi AS menunjukkan momentum yang tidak lemah namun masih cukup untuk mendukung ekspektasi pelonggaran. Pergerakan imbal hasil dan kekuatan dolar tidak mencegah emas mencetak rekor tertinggi baru. Investor juga menilai data ADP serta JOLTS sebagai indikator kesehatan tenaga kerja yang mempengaruhi jalur kebijakan.

Analisis Teknis dan Level Kunci

Secara teknis, harga emas berada dalam tren naik yang konsisten, mendekati angka 4.500 AS dolar per ounce. RSI mendekati wilayah jenuh beli, menunjukkan potensi agar momentum bullish tetap bertahan meski perlu menjaga risiko volatilitas. Grafik juga menunjukkan dukungan dari pola kenaikan bertahap yang menambah kepercayaan trader.

Resistance utama berada di sekitar 4.500 dolar AS per ounce, dengan target selanjutnya di rekor 4.549 jika level tersebut ditembus. Sementara itu, level support terdekat berada di 4.450, kemudian 4.400 jika tekanan jual kembali meningkat. Break di bawah 4.450 dapat membuka jalan menuju 4.400 dan 4.381 sebagai opsi teknikal berikutnya.

Rencana trading praktis: jika Anda membuka posisi beli pada harga sekitar 4.487, sasaran untung di 4.525 dan stop loss di 4.470. Rasio risiko-imbalan berada di atas 1,5:1 berdasarkan target dan stop yang ditetapkan. Harap dicatat bahwa pergerakan harga bisa cepat berubah seiring berita geopolitik dan data ekonomi.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image