Emas Mendekati Rekor di 4.950 USD Didukung Geopolitik dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Emas Mendekati Rekor di 4.950 USD Didukung Geopolitik dan Ekspektasi Suku Bunga The Fed

Signal XAU/USDBUY
Open4950
TP5250
SL4900
trading sekarang

Analisis Sentimen Pasar dan Faktor Penopang

Harga emas melonjak mendekati 4.950 USD di sesi Asia awal, didorong meningkatnya risiko geopolitik dan kekhawatiran atas independensi The Fed. Emas sebagai aset safe-haven menarik minat investor di tengah ketidakpastian kebijakan moneter global.

Banyak pelaku pasar memandang emas sebagai perlindungan terhadap volatilitas geopolitik. Ketegangan di beberapa wilayah seperti Venezuela, Iran, dan Greenland menambah permintaan terhadap logam kuning ini. Pasar juga menantikan kandidat yang akan menggantikan Jerome Powell sebagai Ketua The Fed.

Rilis data suku bunga yang lebih rendah berpotensi menurunkan biaya peluang memegang emas berimbal hasil. Jika The Fed memang menunda pengurangan suku bunga, permintaan emas bisa tetap kuat dan membantu pergerakan harga menuju rekor tertinggi. Sinyal ini menambah tekanan bagi dolar dan memberi ruang bagi emas untuk melanjutkan tren kenaikan.

Dampak Faktor Fundamental pada Pergerakan Harga

Ketidakpastian mengenai kebijakan The Fed dan dinamika geopolitik global telah memperkuat bias kenaikan bagi emas. Pasar telah menyiapkan diri untuk kemungkinan pergeseran kebijakan moneter yang dovish, yang mendukung daya tarik emas sebagai lindung nilai.

Ekspektasi pemangkasan suku bunga dan pembelian surat berharga oleh bank sentral meningkatkan likuiditas global dan menambah permintaan terhadap aset non bunga seperti emas. Selain itu, risiko geopolitik yang berkelanjutan menjaga arus masuk investor ke logam mulia.

Di sisi lain, perundingan terkait Greenland dan kebijakan perdagangan dapat menahan laju kenaikan harga dalam jangka pendek. Ketegangan yang berlarut-larut membuat trader tetap waspada terhadap volatilitas pasar komoditas.

Implikasi Teknis dan Strategi Perdagangan

Secara teknikal, momentum emas masih menunjukkan bias bullish dengan konsolidasi di sekitar level kunci. Break di atas area resistance dapat mendorong kilasan ke target jangka menengah hingga tinggi.

Analisis pasar menunjukkan bahwa volatilitas masih tinggi dan peluang breakout tetap ada. Investor mengamati sinyal dari pernyataan bank sentral serta gejolak geopolitik yang bisa memicu lonjakan harga lebih lanjut.

Rencana perdagangan yang disarankan adalah masuk pada level sekitar 4.950 USD per ounce dengan pembatasan risiko dekat 4.900 dan target ambisius di sekitar 5.250. Rasio risikoimbalan yang disertakan menegaskan potensi reward yang menarik jika target tercapai.

broker terbaik indonesia