Harga logam mulia berusaha bertahan lebih tinggi setelah laporan bahwa otoritas China mendorong institusi untuk mengurangi eksposur terhadap US Treasuries dan memangkas posisi karena volatilitas meningkat. Pembelian fisik oleh Bank Rakyat China (PBoC) turut mendorong diversifikasi cadangan ke logam mulia. Di saat penulisan, XAU/USD diperdagangkan di sekitar 5.074 dolar per ounce, naik sekitar 2,16 persen.
Sentimen pasar menunjukkan bahwa dolar AS melemah, meskipun hasil obligasi cenderung stabil. Indeks dolar berada di level sekitar 96,94 dengan penurunan sekitar 0,76%, sementara hasil US 10-tahun tetap datar di 4,208%. Pergerakan ini memperkuat daya tarik logam mulia sebagai aset lindung nilai.
Secara teknikal, price action menunjukkan konsolidasi dengan bias naik. Dalam enam sesi terakhir, logam mulia membentuk higher low, menunjukkan harga berada pada keseimbangan dan berpotensi berkonsolidasi dalam kisaran 4.800–5.100. Jika wilayah resistance 5.100 berhasil ditembus, arah berikutnya dapat menuju 5.200 dan lebih tinggi ke 5.451–5.600.
Berbagai faktor makro mendukung kenaikan harga, termasuk keberlanjutan diversifikasi cadangan global dari dolar. Pasar melihat risiko pengetatan kebijakan moneter AS yang lebih lemah, sehingga imbasnya memberi ruang bagi logam mulia untuk menguat. Ekspektasi pemotongan suku bunga oleh The Fed menambah tekanan pada dolar dan menambah daya tarik logam mulia sebagai alternatif aset.
Bank Sentral China (PBoC) terus menambah bullion ke cadangan resminya untuk bulan kelima belas berturut-turut, mempertegas tren diversifikasi cadangan negara itu. Sementara itu investor global juga mempertimbangkan dinamika yield yang stabil, yang bisa membatasi tekanan penurunan pada harga logam mulia. Secara umum, narasi inflasi tetap utuh meskipun potensi pemotongan lebih luas meningkat.
Pasar juga menantikan data penting ekononomi AS, termasuk Nonfarm Payrolls (NFP) dan CPI. Laporan pekerjaan yang lebih kuat bisa mendorong pandangan pasar untuk Fed yang lebih hawkish, yang bisa menekan harga logam mulia. Namun jika data menunjukkan pelemahan, ekspektasi pemangkasan lebih luas bisa menjaga bias naik untuk logam mulia.
Level teknikal yang perlu diperhatikan adalah wilayah 5.100 sebagai landing zone, dengan potensi pergerakan ke 5.200 jika berhasil menembusnya. Target berikutnya berada di sekitar 5.451 dan 5.600, yang sebelumnya menjadi level historis tinggi. Di sisi bawah, support krusial berada di 4.800, sementara level kunci berikutnya adalah 4.402 jika harga turun lebih lanjut.
Rencana perdagangan mengarahkan peluang untuk posisi buy jika harga berhasil mempertahankan breakout di atas 5.200 atau tetap kuat saat berada dalam kisaran 4.800–5.100. Pelanggan disarankan untuk memantau konfirmasi dari candle close dan volume. Disiplin stop loss di 4.800 membantu menjaga risiko.
Rantai faktor global seperti kebijakan Fed, keputusan data NFP, dan CPI akan tetap menjadi faktor penentu jangka pendek. Trader disarankan memantau dinamika dolar dan yield obligasi, karena keduanya bisa mempercepat pergerakan harga. Secara umum, gambaran teknikal dan fundamental saat ini menyiratkan peluang pembelian jangka menengah hingga panjang dengan manajemen risiko yang tepat.