Laporan pasar oleh Cetro Trading Insight menunjukkan perlambatan pertumbuhan GDP AS pada kuartal terakhir dan Core Personal Consumption Expenditures PCE Price Index yang bertengger di atas 3 persen. Kondisi ini membentuk gambaran inflasi yang lebih tahan lama dan menambah tekanan pada kebijakan Federal Reserve. Dalam konteks pasar, investor mencoba menimbang dampak dari data ini terhadap risiko dan imbal hasil di masa mendatang.
Dalam konteks kebijakan, keputusan Mahkamah Agung AS terkait tarif dan kemungkinan tindakan eskalasi menambah dinamika risiko geopolitik. Karena itu, indeks dolar AS DXY tertekan sekitar 0,11 persen dan imbal hasil Treasuries bergerak naik, memberikan dorongan bagi logam mulia untuk menarik permintaan sebagai aset safe haven.
Di sisi lain, sentimen pasar membaik karena tenggat kebijakan fiskal dan kebijakan moneter cenderung tetap piihan jangka menengah. Pasar saham ditutup lebih positif setelah awalnya menurun, menambah variasi opsi bagi para investor. Sementara itu investor tetap memantau pernyataan kebijakan dan data ekonomi berikutnya untuk memahami arah suku bunga.
Secara teknikal, pandangan pasar untuk emas bergerak dari netral menuju bias bullish. Harga berada di sekitar 5,065 dolar AS per ounce dan menunggu konfirmasi untuk menembus 5,100. Jika level tersebut pecah, ada peluang untuk melanjutkan ke wilayah 5,200 dan lebih tinggi menuju sasaran resistance berikutnya.
Level risiko utama berada di 5,000 sebagai batas bawah sementara. jika harga turun menembus 5,000, eksposur terhadap moving average 50 hari di sekitar 4,681 bisa membuat skenario bearish lebih dominan. Namun jika harga mempertahankan kisaran 5,000–5,050, pasar cenderung stay flat sambil menantikan katalis baru.
Untuk trader yang ingin memasuki pasar, skenario bullish bisa mengikuti rencana target di 5,200 kemudian 5,451, sedangkan jika harga turun, stop loss bisa ditempatkan sekitar 4,980 untuk menjaga rasio risiko-keuntungan yang layak. Jika harga turun menembus 4,841, analisa menjadi tidak menguntungkan dan fokus beralih ke peluang lain.