Emas telah terkoreksi dari rekor tertinggi karena data AS yang lebih kuat menguatkan ekspektasi bahwa The Fed akan menahan suku bunga. Logam kuning yang tidak menghasilkan imbal hasil cenderung melemah ketika imbal hasil obligasi dan dolar menguat. Di saat yang sama, tren dolar menghadirkan tekanan pada XAUUSD meskipun terdapat dinamika volatilitas yang tetap perlu diperhatikan.
Ketegangan geopolitik yang sebelumnya memanas mereda, sehingga permintaan safe haven berkurang. Trump menyatakan bahwa laporan menunjukkan pembunuhan terkait penindasan di Iran mulai mereda dan tidak ada eksekusi berskala besar yang direncanakan. Meski begitu ia tidak menutup kemungkinan aksi militer, sehingga risiko geopolitik tetap menjadi faktor pembatas bagi pergerakan emas.
Dolar AS menguat, mengurangi daya tarik emas bagi investor asing. Indeks Dolar (DXY) berada sekitar 99,1 pada saat ini, mendukung pergerakan turun emas. Data ritel dan biaya produksi AS yang solid memperkuat argumen bahwa kebijakan moneter akan tetap ketat dalam beberapa bulan mendatang.