EUR/GBP Menguat Dipicu Data UK Positif dan Ketidakpastian Perdagangan AS

EUR/GBP Menguat Dipicu Data UK Positif dan Ketidakpastian Perdagangan AS

trading sekarang

EUR/GBP tampak stabil di tengah dinamika kebijakan perdagangan global. Keputusan Mahkamah Agung AS terkait IEEPA mencuatkan narasi bahwa tarif tidak sah tanpa persetujuan Kongres, sehingga meningkatkan ketidakpastian perdagangan. Pasar menilai bahwa arah kebijakan AS masih menjadi faktor penentu utama bagi pasangan mata uang ini.

Euro dan Pound menguat terhadap dolar AS meskipun latar belakang risiko kebijakan. Komentar pejabat UE bahwa mereka menunda ratifikasi perjanjian perdagangan dengan AS menambah volatilitas, sementara para trader menimbang proyeksi kebijakan baru di Washington. Secara teknikal, EUR/GBP diperdagangkan mendekati level kunci, menunjukkan kapasitas pasar untuk menahan pergerakan meskipun sentimen berombak.

Para pelaku pasar juga menantikan rilis IFO Jerman terkait iklim bisnis Februari, untuk melihat bagaimana momentum ekonomi di zona euro berperan dalam pergerakan pasangan ini. IFO menambah daftar data penentu arah, sementara level sekitar 0.8740 tetap menjadi acuan teknikal saat likuiditas cenderung rendah pada sesi Asia.

Data terakhir dari Inggris menunjukkan pemulihan yang lebih kuat dari perkiraan. Penjualan ritel Januari melonjak 4,5% secara tahunan, melebihi ekspektasi sekitar 2,8%. Sementara itu, PMI Flash Februari menunjukkan ekspansi di sektor jasa dan manufaktur, memberi tanda bahwa momentum pertumbuhan masih terjaga.

Namun begitu, sisi tenaga kerja menunjukkan adanya tekanan, dengan naiknya tingkat pengangguran pada Q4 2025. Kondisi tersebut meningkatkan potensi pelonggaran kebijakan oleh Bank of England pada pertemuan mendatang. Investor menilai apakah data tersebut akan mengubah harga kebijakan dan arah Pound dalam beberapa sesi ke depan.

Di kancah kebijakan perdagangan, komentar pejabat Eropa menyoroti kejelasan arah kebijakan AS, sementara beberapa narasi menahan ulasan terhadap pelaksanaan ratifikasi perjanjian perdagangan. Ketegangan ini menambah volatilitas pada EUR/GBP karena pasar mencoba menilai bagaimana perubahan kebijakan AS nantinya menekan arus perdagangan lintas Atlantik.

Implikasi Kebijakan Moneter dan Strategi Trading

Dinamika kebijakan moneter memberi peluang volatilitas pada EUR/GBP. Pasar semakin fokus pada kemungkinan BoE memangkas 25 basis poin pada pertemuan Maret, karena data tenaga kerja yang menunjukkan tekanan. Jika ekspektasi ini terpenuhi, Pound berpotensi menguat terhadap euro dalam beberapa sesi, meskipun faktor global tetap menjaga volatilitas tinggi.

Di sisi lain, kebijakan perdagangan AS-EU yang berpotensi berubah menambah risiko volatilitas tingkat lever, membuat pelaku pasar menyesuaikan posisi sambil menunggu arah kebijakan yang lebih jelas. Ketidakpastian tersebut berbgantung pada bagaimana Washington dan Brussel menafsirkan sinyal kebijakan yang sekarang berjalan.

Karena artikel ini tidak menyediakan sinyal masuk transaksi yang spesifik, sinyal trading untuk EUR/GBP dinilai tidak cukup untuk rekomendasi beli atau jual. Dengan demikian, sinyal yang diberikan adalah 'no' dan levelnya null.

broker terbaik indonesia