EUR/GBP Menguat Pasca PMI Zona Euro, GBP Tertekan Ekspektasi Pemotongan BoE

EUR/GBP Menguat Pasca PMI Zona Euro, GBP Tertekan Ekspektasi Pemotongan BoE

Signal EUR/GBPBUY
Open0.875
TP0.885
SL0.872
trading sekarang

Data PMI Manufaktur Zona Euro untuk Februari menunjukkan perbaikan berlanjut. Angka resmi menembus 50.8, menandakan bahwa aktivitas berada di wilayah ekspansi meskipun tetap moderat. Di level kota, PMI Hamburg juga meningkat menjadi 50.9, menegaskan momentum industri yang lebih kuat dibanding bulan sebelumnya. Secara keseluruhan, tanda-tanda pemulihan manufaktur mulai terlihat meski dinamika permintaan masih rapuh di beberapa segmen.

Namun sisi Jerman menampilkan sisi negatif melalui data ritel. German Retail Sales turun 0.9% secara bulanan pada Januari, lebih buruk dari estimasi. Pertumbuhan tahunan melunak menjadi 1.2% dari 2.5% pada bulan Desember, menggarisbawahi lemahnya permintaan domestik di ekonomi terbesar zona euro. Meski PMI menunjukkan ekspansi, faktor domestik tetap menjadi penghalang bagi rebound yang lebih kuat.

Pergerakan EUR/GBP terlihat mengalami koreksi di sekitar 0.8750 pada saat penulisan, setelah beberapa hari kenaikan. Aksi ambil untung di euro dan data domestik Jerman yang lemah membantu pelemahan pasangan ini. Meski demikian pembacaan PMI yang membaik memberikan dukungan kehati-hatian bagi perekonomian, yang bisa membantu EUR menghadapi dampak kebijakan yang berbeda antara ECB dan BoE.

Di pihak kebijakan, nada ECB tetap cautious supportive. Pernyataan Presiden Lagarde menegaskan bahwa inflasi diperkirakan stabil di sekitar target 2% dalam jangka menengah, sehingga disinflasi terlihat progresif. Faktor-faktor seperti kenaikan pendapatan tenaga kerja yang bertahan serta peningkatan investasi di bidang pertahanan, infrastruktur, dan teknologi digital dipandang akan menopang aktivitas ekonomi dan memberi dukungan bagi euro. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Berbeda dengan BoE, pejabat bank sentral Inggris menunjukkan bahwa ada ruang untuk pemotongan suku bunga jika inflasi kembali ke target. Gubernur Bailey menekankan potensi relaksasi kebijakan, sementara Kepala Ekonom Pill memperingatkan adanya risiko terhadap inflasi yang bisa memperlambat disinflasi. Perdebatan kebijakan ini memperkuat tekanan pada GBP jika ekspektasi pemotongan semakin menguat.

Ketidakpastian politik di Inggris juga menambah volatilitas pada pasangan mata uang ini. Kekalahan partai Labour dalam by election di Gorton dan Denton menimbulkan pertanyaan mengenai arah kepemimpinan Perdana Menteri sebelum pemilu lokal Mei. Sentimen politik cenderung membatasi minat investor terhadap Pound dan menambah dinamika risiko pada EUR/GBP.

Harga EUR/GBP saat ini sekitar 0.8750 dan terlihat berada dalam fase konsolidasi pasca penguatan sebelumnya. Pasangan ini menghadapi tekanan dari aksi ambil untung dan data domestik yang beragam, sehingga perlu konfirmasi lebih lanjut untuk arah jangka pendek. Secara umum, volatilitas tetap tinggi karena perbedaan sikap kebijakan antara ECB dan BoE. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Secara teknikal serta fundamental, pergerakan selanjutnya akan bergantung pada bagaimana PMI berikutnya bertahan di atas 50 dan bagaimana sikap kebijakan ECB mempengaruhi sentimen pasar. Jika momentum manufaktur tetap positif dan rencana investasi di zona euro berlanjut, euro dapat menambah tenaga terhadap pound dalam beberapa sesi ke depan. Namun jika rilis data domestik adalah negatif lagi, risiko koreksi lebih lanjut bisa muncul.

Sinyal trading yang diusulkan adalah beli dengan level pembukaan sekitar 0.875, target keuntungan di 0.885 dan stop loss di 0.872. Rasio risiko terhadap imbalan sekitar lebih dari 1:3, sesuai prinsip yang diterapkan. Pemain pasar dianjurkan memperhatikan perkembangan data PMI dan pernyataan kebijakan dari ECB serta BoE untuk mengkonfirmasi arah berikutnya.

broker terbaik indonesia