
Menurut data terbaru yang dirilis, inflasi PCE AS untuk Mei naik menjadi 4.1% secara YoY, sedangkan PCE inti meningkat menjadi 3.4% YoY. Angka-angka ini sejalan dengan ekspektasi pasar dan menegaskan bahwa tekanan harga tetap cukup kaku. Sementara itu, data tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi menunjukkan dinamika yang resilien, dengan klaim pengangguran turun menjadi 215 ribu dan estimasi pertumbuhan GDP Q1 direvisi naik menjadi 2.1%.
Reaksi pasar terhadap rilis tersebut menunjukan USD melemah meski data menunjukkan inflasi yang tetap tinggi, sehingga EUR/USD bergerak sedikit lebih tinggi mendekati 1.1380. Di sisi lain, sentimen di zona euro juga memperoleh sedikit dukungan dari data kepercayaan konsumen Jerman yang membaik, meskipun tetap berada dalam wilayah lemah. Perubahan ini membentuk konteks bagi pasangan EURUSD dalam beberapa sesi ke depan.
Analisis yang dipublikasikan oleh Cetro Trading Insight menyoroti bahwa pasar tetap fokus pada kebijakan moneter dan dinamika inflasi. Secara umum, data AS yang kuat namun diimbangi oleh pelemahan dolar menciptakan lingkungan di mana pergerakan jangka pendek EUR/USD cenderung terbatas dan rentan terhadap kejutan rilis data selanjutnya. Sementara itu, faktor teknikal menunjukkan bahwa harga saat ini berada di bawah beberapa model moving average utama, menambah bobot pada bias yang ada.
Secara teknis, EUR/USD diperdagangkan sekitar 1.1380 pada kerangka empat jam, menunjukkan bias bearish jangka pendek. Harga berada di bawah SMA 20 periode di sekitar 1.1383 dan SMA 100 periode di 1.1521, menegaskan momentum penurunan yang sedang berlangsung. Tekanan ke atas di sekitar 1.1383–1.1388 menjadi hambatan yang perlu ditembus jika EUR ingin mencoba memulihkan paparan downside, sementara RSI yang berada di kisaran pertengahan 40-an menandakan stabilisasi tanpa sinyal pembalikan yang kuat.
Level support utama yang perlu diperhatikan adalah 1.1360 sebagai support awal, diikuti 1.1336 dan 1.1324 jika tekanan jual berlanjut. Sedangkan di atas, target resistance berada di sekitar 1.1388 dan level 1.1521 yang lebih luas tetap menjadi penghalang bagi pergerakan naik yang berkelanjutan. Dengan konteks ini, pergerakan harga cenderung berhati-hati, menunggu konfirmasi dari penembusan level kunci sebelum perubahan arah signifikan terjadi.
Rencana perdagangan yang dianjurkan berdasarkan analisis teknikal saat ini adalah posisi jual pada 1.1380, dengan stop loss di 1.1390 dan target keuntungan di 1.1336. Rasio risiko-imbalan sekitar 1:4,4 menunjukkan profil risiko yang menarik apabila eksekusi dilakukan sesuai rencana. Namun, volatilitas yang terkait rilis data ekonomi selanjutnya dapat mengubah panorama intra-hari, sehingga manajemen risiko tetap menjadi bagian penting dari strategi ini.