EUR/USD saat ini mendekati area 1,1850 setelah mencapai tertinggi empat bulan di 1,1907. Pergerakan ini dipicu oleh kombinasi dinamika perdagangan dan risiko fiskal di Amerika Serikat. Sentimen pasar berupaya menimbang potensi pelonggaran kebijakan Fed dengan tekanan dari faktor eksternal seperti tarif impor dan ketidakpastian politik domestik.
Secara teknikal, indikator menunjukkan momentum bullish yang melunak meskipun pasangan ini tetap berada dalam tren kenaikan. MACD pada grafik 4 jam masih positif namun menyusut dari level tertinggi, sementara RSI berada di atas 60, menandakan momentum yang masih diarahkan ke atas. Support terdekat berada di sekitar 1,1830, sedangkan zona resistance antara 1,1907 hingga 1,1918 menjadi area penting untuk ditunggu pengecekan arah, dengan level psikologis 1,2000 sebagai target ke depan.
Faktor fundamental tetap memberi gambaran volatilitas jangka pendek. Ketegangan perdagangan dan kemungkinan penutupan pemerintah AS berpotensi membatasi reli dolar, sementara nada pasar juga memantau sikap Fed terhadap suku bunga. Ke depan, jika harga mampu menembus di atas 1,1918, prospek menuju 1,2000 menjadi lebih relevan; sebaliknya, bila turun di bawah 1,1830, sentimen berpotensi berubah ke arah pembalikan ke bawah.
Strategi perdagangan yang dianjurkan menekankan peluang beli jika EUR/USD menembus ke atas 1,1918. Pembukaan posisi disarankan dekat harga pasar sekitar 1,1850 sebagai baseline entry, dengan konfirmasi melalui penutupan di atas 1,1918. Target keuntungan yang lebih dekat adalah 1,2000, sejalan dengan analisis teknikal yang menilai resistensi kunci.
Manajemen risiko direkomendasikan dengan stop loss di sekitar 1,1760 untuk menjaga jarak risiko yang masuk akal terhadap level entry. Rasio risiko-imbalan yang diincar minimal 1:1,5, sehingga range target sekitar 1,2000 tetap menjadi fokus saat konfirmasi breakout terpenuhi. Jika pasar bergerak sesuai skenario, trailing stop juga bisa dipertimbangkan untuk mengunci sebagian keuntungan.
Faktor fundamental seperti ketidakpastian perdagangan, keputusan Fed, dan dinamika fiskal AS bisa mengubah arah pasar. Trader disarankan untuk meninjau monitor berita secara berkala, karena perubahan kebijakan atau kejadian geopolitik dapat membuat level teknikal menjadi tidak berlaku. Kesiapan untuk menggeser posisi atau menyesuaikan ekspektasi diperlukan jika volatilitas meningkat mendadak.