EUR/USD menguat menembus konsolidasi di atas level 1.2000 setelah mencapai puncak multi-tahun di sekitar 1.2082 pada Selasa. Pergerakan ini terjadi ketika dolar AS melemah, didorong oleh komentar yang memuji depresiasi mata uang oleh Presiden Donald Trump. Investor menantikan langkah kebijakan The Fed yang dijadwalkan pada Rabu, sementara pandangan pasar terhadap ECB juga membentuk nafas baru bagi pasangan ini.
Di sisi lain, para pelaku pasar menimbang peluang perubahan kebijakan di masa mendatang, termasuk kemungkinan pemangkasan suku bunga lebih lanjut oleh ECB. Komentar dari anggota dewan ECB, Martin Kocher, menambah tekanan bagi euro, meskipun dampaknya terhadap EUR/USD sejauh ini relatif terbatas. Pasar uang zona euro juga meningkatkan ekspektasi penurunan suku bunga pada Juli menjadi sekitar 25% dari sekitar 15% sebelumnya.
Ritme pasar tetap dipengaruhi oleh dinamika eksternal: komentar Trump tentang dolar, isu independensi kebijakan Fed, serta spekulasi tentang potensi intervensi kebijakan moneter antara AS dan mitra seperti Jepang untuk Yen. Selain itu, investor tetap waspada terhadap pernyataan terkait otonomi bank sentral yang bisa menggiring arah kebijakan lebih lanjut. Secara keseluruhan, fokus utama tetap pada arah dolar, kebijakan Fed, dan risiko terhadap independensi institusi tersebut.
Secara teknis, EUR/USD menghadapi resistance di sekitar 1.2080, yang merupakan ekstensi Fibonacci sebesar 251,8% dari tren naik 16–20 Januari. Level ini sering dianggap sebagai zona kelelahan bagi tren rally saat ini, dan penolakan di area tersebut dapat memicu koreksi atau konsolidasi lebih lanjut. Sementara itu, pergerakan naik tetap menahan diri di atas 1.1980, menjaga probabilitas penguatan sesaat namun tidak menjamin kelanjutan tanpa konfirmasi teknis.
Indikator momentum menunjukkan tanda-tanda overbought: RSI berada di atas 70, yang cenderung membatasi kenaikan lebih lanjut. MACD bergerak positif pada kerangka waktu empat jam, menambah gambaran bahwa momentum masih bullish meski ada potensi koreksi jika harga tidak mampu menutup di atas 1.2080. Penembusan ke bawah 1.1980 akan memperkuat sinyal koreksi menuju level support selanjutnya di sekitar 1.1907.
Di sisi atas, jika harga berhasil menembus level tertinggi Selasa di 1.2082, target berikutnya terlihat mendekati puncak 2021 di sekitar 1.2165. Tanpa adanya tekanan baru pada fundamental, pergerakan jangka pendek tetap rentan terhadap variasi risk-on/risk-off global. Dalam konteks ini, investor sebaiknya memantau rilis data ekonomi utama dan komentar kebijakan dari otoritas moneter untuk mengantisipasi arah berikutnya.