Pasangan EUR/USD menunjukkan potensi pergerakan naik yang kuat pada sesi perdagangan terbaru. Pergerakan ini didorong oleh dinamika pasar yang membuat euro lebih menarik bagi pelaku pasar, dengan catatan adanya penurunan pada suku bunga swap EUR jangka pendek yang turut menambah tekanan kenaikan harga. Kondisi ini menciptakan fondasi bagi tren bullish yang masih terlihat solid meskipun volatilitas tetap ada.
Sentimen positif pada EUR/USD datang seiring perubahan jarak antara imbal hasil dan ekspektasi kebijakan bank sentral. Euro yang lebih kuat seringkali memicu kekhawatiran mengenai kemampuan ECB dalam menjaga target inflasi, terutama jika tekanan harga di zona euro tetap tinggi. Namun, beberapa faktor teknikal tetap mendukung momentum naik dalam jangka pendek.
Analyst dari ING, Chris Turner, menekankan bahwa kegagalan untuk menembus level kunci di sekitar 1.1910/1.1920 bisa menjaga momentum bullish tetap utuh. Sinyal ini membuka peluang bagi pergerakan menuju target yang lebih tinggi, dengan potensi meluas hingga area 1.23/1.24 jika dinamika pasar mendukung breakout berkelanjutan.
Kekuatan euro menambah tekanan terhadap upaya ECB untuk menjaga inflasi pada jalur targetnya. Risiko bahwa euro terlalu kuat dapat memicu revisi terhadap prospek kebijakan, terutama jika tekanan harga tidak kunjung mereda. Peningkatan euro juga dapat menambah beban bagi ekonomi yang rentan terhadap fluktuasi nilai tukar, sehingga kebijakan yang bias dovish di beberapa pembuat kebijakan tetap menjadi bagian dari diskusi.
Di sisi kebijakan, potensi pergeseran ke arah kebijakan netral menjadi ancaman bagi proyeksi inflasi ECB. Pergerakan harga EUR/USD kemarin menunjukkan adanya kekhawatiran bahwa kekuatan euro bisa membuat ECB melewatkan target inflasinya ke sisi bawah jika tidak ditanggulangi. Ketidakpastian ini membuat analisis pasar tetap berhati-hati terhadap arah kebijakan ke depan.
Secara umum, dinamika kebijakan dan respons pasar terhadap kekuatan euro menjadi dua faktor utama yang membentuk risiko dan peluang bagi pasangan ini. Perlu pengawasan lebih lanjut terhadap bagaimana ECB menyeimbangkan tujuan inflasi dengan tekanan eksternal dari pergerakan mata uang.
Dari sudut pandang trading, saat ini fokus utama adalah peluang long berdasarkan faktor teknikal dan potensi breakout. Struktur harga menunjukkan adanya peluang untuk melanjutkan rally jika level kunci bisa ditembus secara konsisten, didukung oleh momentum bullish yang terpantau. Namun, strategi ini tetap memerlukan konfirmasi dari aksi harga yang lebih lanjut.
Target harga yang direkomendasikan untuk EUR/USD mengarah ke kisaran 1.23 hingga 1.24, sejalan dengan ekspektasi breakout breakaway pada gap sebelumnya. Pelaku pasar perlu mengantisipasi potensi retracement atau konsolidasi di dekat zona resistance sebelum melanjutkan tren utama, tergantung pada bagaimana data ekonomi dan kebijakan selanjutnya berkembang.
Rencana perdagangan yang disarankan mencakup fokus pada setup long dengan manajemen risiko jelas. Tabel berikut merangkum parameter utama:
| Open | TP | SL |
|---|---|---|
| 1.1915 | 1.2350 | 1.1830 |