EUR/USD berhasil menjaga momentum di atas level 1.1550 selama sesi Eropa, menunjukkan bias bullish jangka pendek. Pergerakan harga mengindikasikan upaya rebound dari area konsolidasi yang terbentuk setelah kemarin membaik. Kondisi ini menempatkan pasangan pada jalur kenaikan menuju resistance terdekat.
Dalam kerangka teknikal, harga tetap berada di atas moving average 20 periode dan 50 periode yang memberikan dukungan bagi sentimen positif. RSI berada di sekitar 59, menandakan tekanan bullish tanpa memasuki wilayah overbought. Struktur ini memperbesar potensi konsolidasi lebih lanjut sebelum dorongan baru.
Faktor eksternal yang bisa memicu pergerakan lebih lanjut adalah komentar kebijakan ECB. Meski kebijakan tidak diubah, risiko inflasi yang cenderung naik bisa memberikan dorongan bagi euro jika pejabat menekankan kesiapan tindakan. Para pelaku pasar akan memantau komentar pejabat untuk arah berikutnya.
ECB menegaskan tidak ada perubahan kebijakan besar pada pertemuan terakhir, namun mengakui risiko kenaikan inflasi akibat dinamika geopolitik. Ketegangan di wilayah tersebut berpotensi memperpanjang kenaikan harga energi dan membatasi pertumbuhan ekonomi. Kondisi ini menambah ketidakpastian bagi mata uang euro.
Beberapa pejabatECB memberikan pandangan berbeda; ada yang menilai perlunya kenaikan suku bunga jika prospek harga memburuk, sementara yang lain menekankan ketidakpastian dan perlunya evaluasi informasi yang beragam sebelum langkah kebijakan. Ketidakpastian ini menjaga peluang kedua arah dalam jangka pendek.