EUR/USD menguat sekitar 1,1830 pada pembukaan sesi Eropa, menunjukkan upaya pasangan ini mempertahankan momentum. Pergerakan tersebut terjadi di tengah pembicaraan seputar penyelesaian penutupan pemerintah sebagian AS dan perubahan ekspektasi terkait kebijakan Federal Reserve. Meski ada dorongan dari faktor fiskal, kenaikan pasangan ini tetap terbatas karena peserta pasar menahan posisi menunggu konfirmasi arah selanjutnya.
Kepada sisi euro, pasar menimbang kemungkinan ECB mempertahankan suku bunga tidak berubah pada pertemuan bulan ini. Sejumlah pedagang menilai sikap bank sentral dapat menambah dukungan bagi mata uang kompak untuk tetap kuat terhadap dolar jika prospek inflasi tetap terkendali. Namun kehati-hatian tetap mendominasi karena berita fiskal AS bisa memicu pergerakan balik yang berarti.
Dalam fokus data, pembacaan awal Indeks Harga Konsumsi Diharmonisasi (HICP) Zona Euro menjadi sorotan utama awal pekan ini. Data ini akan membantu menilai jalur inflasi dan bagaimana ECB mungkin menyesuaikan narasi kebijakannya. Sementara itu, laporan mengenai penyelesaian shutdown AS dan calon ketua Fed berikutnya menambah dimensi risiko bagi dolar AS.
ECB diperkirakan akan mempertahankan suku bunga kunci tidak berubah pada pertemuan kebijakan moneter bulan Februari, menandai kelima kalinya berturut-turut tanpa perubahan. Komentar pada konferensi pers diharapkan memberikan panduan mengenai potensi langkah kebijakan di kuartal mendatang. Pasar menilai keputusan ini sebagai faktor utama bagi arah EURUSD dalam beberapa sesi mendatang.
Beberapa ekonom menggarisbawahi bahwa ekonomi zona euro masih menunjukkan daya tahan meskipun risiko global tetap tinggi. Pernyataan hawkish dari Presiden ECB Christine Lagarde jika disampaikan, bisa saat ini menambah dukungan pada euro terhadap greenback. Analisa Swedbank menekankan bahwa stabilitas perdagangan masih rapuh di tengah dinamika geopolitik dan ekonomi global.
Kebijakan fiskal dan perdagangan internasional tetap menjadi variabel penting bagi arah pasangan mata uang ini. Awal tahun 2026 menandakan bahwa ketidakpastian kebijakan masih ada, sehingga pergerakan EURUSD bisa berayun tergantung data inflasi dan komentar dari para pejabat ECB. Investor disarankan untuk mengikuti media dan data resmi sebelum mengambil posisi.
Secara teknikal, EURUSD berada di sekitar 1,1830 dengan dinamika yang cukup erat di antara area support sekitar 1,1800 dan resistance sekitar 1,1860. Pergerakan harga cenderung fluktuatif karena pasar tetap menimbang antara optimisme pertumbuhan euro dan kekhawatiran terkait kebijakan moneter. Pada saat ini, tidak ada sinyal teknikal yang jelas untuk masuk pasar.
Volatilitas bisa meningkat menjelang rilis pembacaan HICP Zona Eropa dan komentar kebijakan ECB. Trader akan mencari konfirmasi breakout di atas 1,1860 atau penembusan di bawah 1,1800 untuk menguatkan arah. Tanpa konfirmasi tersebut, pergerakan EURUSD diperkirakan tetap berada dalam rentang sempit dengan risiko yang seimbang.
Dalam kerangka manajemen risiko, disarankan untuk menahan entri sampai ada sinyal teknikal yang lebih kuat. Rasio risiko-imbalan menjadi pertimbangan utama jika ada peluang, dengan baseline minimal sekitar 1:1,5 ketika sinyal peluang terkonfirmasi. Fokus pada edukasi risiko membantu investor awam menghindari kerugian akibat volatilitas pasar.