EUR/USD berada di sekitar 1,1965 pada pembukaan sesi Asia hari Jumat. Ketidakpastian kebijakan perdagangan AS serta pertanyaan mengenai independensi The Fed terus membebani dolar AS terhadap euro. Pasangan ini menunjukkan dinamika yang signifikan di tengah langkah-langkah kebijakan yang tidak pasti.
Trump mengungkapkan bahwa dirinya akan mengumumkan calon ketua The Fed pada minggu depan. Banyak investor menilai bahwa kepemimpinan baru bank sentral bisa memengaruhi arah kebijakan moneter dan suku bunga. Harapan terhadap pelonggaran kebijakan bisa memberi dukungan bagi euro jika dolar melemah lebih lanjut.
Para pedagang menunggu rilis pembacaan Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal keempat Zona Euro, terutama data Jerman, serta pembacaan Indeks Harga Konsumen (IHK) Jerman. Hasil yang lebih lemah dari ekspektasi dapat melemahkan euro terhadap dolar, sedangkan data yang lebih kuat bisa menjaga euro tetap berada dalam tekanan kebijakan AS.
Dari sudut pandang teknikal, EUR/USD telah berada di kisaran sekitar 1,1965 di awal sesi Asia, dengan momentum yang relatif positif. Pergerakan ini mencerminkan respons terhadap kelemahan dolar akibat ketidakpastian kebijakan AS dan cerita mengenai independensi The Fed.
Jika kekhawatiran kebijakan AS berlanjut, EUR/USD berpotensi melanjutkan tren kenaikan menuju resistance terdekat. Namun dinamika pasar tetap dipicu oleh keluarnya data ekonomi dan pernyataan pejabat The Fed yang bisa mengubah arah pergerakan secara signifikan.
Di sisi lain, rilis data ekonomi Eropa dan pidato pejabat The Fed bisa meningkatkan volatilitas, sehingga trader perlu manajemen risiko yang berhati-hati. Dengan kisaran yang sedang terbentuk, peluang profitabilitas harus diseimbangkan dengan potensi risiko yang muncul dari berita eksternal dan komentar kebijakan."