EUR/USD Menguat Diduga Ditopang Data CPI AS dan Kebijakan ECB

EUR/USD Menguat Diduga Ditopang Data CPI AS dan Kebijakan ECB

Signal EUR/USDBUY
Open1.186
TP1.196
SL1.180
trading sekarang

EUR/USD melemah tipis di pembukaan pekan karena perdagangan teredam oleh libur Presidents' Day AS dan Tahun Baru Imlek di China. Volume pasar cenderung rendah sehingga pergerakan kurs terbatas pada awal minggu. Memasuki sesi Asia, pasangan ini turun mendekati level 1.1860, menggambarkan kehati-hatian pelaku pasar.

Data CPI Januari AS menunjukkan pelemahan dibanding bulan sebelumnya, menambah tekanan pada dolar. CPI YoY 2.4% dan MoM 0.2% berada di bawah ekspektasi pasar, menambah keyakinan akan pemangkasan suku bunga oleh The Fed di akhir tahun. Pasar tenaga kerja juga menunjukkan pemulihan, dengan nonfarm payrolls meningkat dan tingkat pengangguran turun.

Pada sisi kebijakan, ECB tampak menahan reaksi terhadap penguatan euro. Presiden ECB Christine Lagarde menekankan bahwa outlook inflasi zona euro berada pada posisi yang baik, sehingga reaksi terhadap data-data volatil disikapi secara moderat. Dalam analisis pasar oleh Cetro Trading Insight, tekanan pada euro tampak terkendal dan pergerakannya cenderung terbatas.

Data utama menunjukkan gambaran ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan sebagai pendukung prospek penurunan suku bunga Fed. CPI Januari yang lebih rendah menambah peluang pasar memikirkan dua potongan 25 bps pada paruh kedua tahun ini. Pasar memposisikan probabilitas Fed mempertahankan suku bunga pada Maret sekitar 90%, menurut alat CME FedWatch.

Sementara itu, euro mendapatkan dukungan karena ECB tampaknya tidak terlalu khawatir terhadap apresiasi mata uang tunggal. Pernyataan bahwa inflasi zona euro masih berada pada jalur yang sehat memperkuat asumsi bahwa kebijakan tidak akan terlalu agresif. Komentar Lagarde menegaskan pengelolaan risiko data ekonomi, mencerminkan nada kebijakan yang lebih seimbang.

Dengan kedua dinamika ini, pergerakan EUR/USD berpotensi dipertahankan dalam kisaran terbatas meski libur panjang di AS dan China. Para pelaku pasar disarankan memperhatikan data ekonomi tambahan dan komentar pejabat bank sentral yang bisa memicu volatilitas singkat. Secara keseluruhan, prospek jangka pendek cenderung bullish untuk EURUSD jika data AS melemah lebih lanjut.

Sinyal perdagangan berdasarkan analisis fundamental menunjukkan rekomendasi beli pada EURUSD sejalan dengan ekspektasi pelemahan dolar dan sikap ECB yang relatif netral. Posisi long disarankan dengan open di 1.1860, target di 1.1960, dan stop loss di 1.1800 untuk menjaga rasio risiko-imbalan yang layak.

Rasio risk-reward sebesar sekitar 1:1.66 memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Setup ini juga menyesuaikan kondisi likuiditas yang umumnya menipis selama libur nasional, sehingga manajemen risiko tetap menjadi prioritas. Trader disarankan menyesuaikan ukuran posisi dengan toleransi risiko masing-masing.

Berikut adalah ringkasan data untuk rencana perdagangan:

ParameterNilai
PairEURUSD
Open1.1860
TP1.1960
SL1.1800
SinyalBuy

Catatan: Analisis ini bersifat edukasi dan didasarkan pada data ekonomi terkini. Risiko pasar selama periode libur bisa meningkat jika likuiditas turun mendadak. Penyesuaian ukuran posisi dianjurkan sesuai profil risiko masing-masing trader.

broker terbaik indonesia