EUR/USD menguat seiring spekulasi mengenai intervensi valas terkoordinasi antara Amerika Serikat dan Jepang. Momentum pasar didorong oleh pandangan bahwa otoritas akan menanggapi pelemahan dolar melalui langkah bersama di pasar valuta asing saat ini. Indeks dolar melemah, dan euro bertahan di atas level kunci setelah rebound dari area terendah harian.
Sementara itu, dinamika hubungan perdagangan kembali menjadi sorotan ketika komentar Presiden AS tentang kebijakan tarif memicu kekhawatiran baru. Ketegangan antara negara maju meningkat meskipun beberapa ancaman tarif terhadap Eropa mereda, membuat investor mencerna risiko geopolitik. Pasar juga menilai bagaimana kebijakan perdagangan dan langkah moneter selanjutnya dapat membentuk arah EUR/USD.
Pasar menantikan keputusan Federal Reserve serta konferensi pers Ketua Powell sebagai fokus utama. Analis memperkirakan bank sentral akan mempertahankan suku bunga, namun nuansa pernyataan Powell bisa memicu pergerakan volatil. Secara teknikal, volatilitas tetap tinggi meski harga masih berada di kisaran 1,1835–1,1872 setelah rebound satu hari.
Data ekonomi AS menjadi fokus utama minggu ini, terutama data pesanan barang tahan lama dan tren tenaga kerja. Laporan yang lebih kuat dari ekspektasi menambah optimisme mengenai kebijakan moneter dan permintaan domestik. Investor menilai bagaimana data ini akan mempengaruhi ekspektasi tentang jalur kebijakan Fed dan dampaknya terhadap EURUSD.
Sinyal mengenai pelonggaran kebijakan bisa muncul lebih dekat dengan akhir tahun jika indikasi ekonomi tetap kuat. Pedagang menimbang pernyataan pejabat The Fed, terutama saat konferensi pers, sebagai petunjuk arah. Katalis ini berpotensi menambah tekanan pada dolar jika nada dovish semakin nyata.
Di kalender zona euro, fokus utama adalah data Ifo Jerman dan pernyataan pejabat ECB. Investor menantikan arahan terkait pertumbuhan, inflasi, dan prospek suku bunga. Pidato Nagel dan Lagarde diperkirakan memantik perdebatan pasar mengenai arah euro dan volatilitasnya terhadap dolar.
Secara teknis, tren EUR/USD terlihat bullish dengan momentum berada di pihak pembeli. Breakout di atas level 1,1807 menandai perubahan tren dari sideways ke arah atas, sehingga peluang kenaikan tetap terbuka. RSI menunjukkan kekuatan pembeli dan mendukung asumsi bias kenaikan jangka pendek.
Target teknikal menembus 1,1907 mengarah ke level 1,1918, 1,1950, hingga 1,2000 jika momentum tetap kuat. Para pelaku pasar mencermati rintangan resistance utama sambil memperhitungkan kejutan berita moneter yang dapat mengubah arah gerak. Sinyal breakout di atas 1,1907 akan membuka kesempatan menguji tertinggi harian dan level psikologis 1,2000.
Sisi bawah, jika pair turun menembus support sekitar 1,1800, maka EURUSD berpotensi menguji 1,1728 dan 1,1700 sebagai level support intraday. Pergerakan dalam kisaran 1,1834–1,1907 pada kerangka jangka pendek menuntut konfirmasi dari data lanjutan. RSI yang menunjukkan dominasi pembeli menambah keyakinan bahwa jalur kenaikan masih relevan selama level kunci tidak ditembus.