EUR/USD bergerak lebih tinggi menuju 1,1830 setelah menyentuh terendah mingguan di sekitar 1,1775. Pergerakan ini mencerminkan pemulihan yang relatif rapuh di tengah fokus investor terhadap data inflasi Zona Euro dan dinamika layanan yang akan dirilis. Pasar menilai bahwa kebijakan moneter ECB tetap terkendali meskipun ada tekanan inflasi yang bisa berubah.
Para pelaku pasar menantikan Indeks Manajer Pembelian PMI Jasa HCOB Zona Euro dan Indeks Harga Konsumen Diharmonisasi (HICP) awal bulan Januari untuk menilai arah kebijakan. Harga konsumen di kawasan euro diperkirakan tetap stabil di bawah target 2%, memberi ruang bagi ECB mempertahankan suku bunga. Risiko inflasi yang lebih dingin dari ekspektasi dapat memicu spekulasi penurunan suku bunga lebih lanjut, yang berpotensi menekan EUR lebih rendah.
Dolar AS tetap stabil sementara para pelaku pasar menilai kelanjutan penanganan penutupan pemerintah dan perubahan kebijakan Fed. Pasar juga menelaah penunjukan Kevin Warsh sebagai pengganti Powell yang diharapkan memperkuat independensi bank sentral. Dalam kalender ekonomi, data PMI Jasa akhir Zona Euro dan laporan ADP AS menjadi fokus utama untuk menimbang arah gerak pasangan mata uang.
Analisis teknis pada grafik 4 jam menunjukkan tekanan bearish yang mulai mereda, dengan MACD berpotensi melintasi ke atas garis sinyal. RSI berada tepat di bawah garis 50, membagi area antara fase turun dan potensi kenaikan. Meskipun momentum menguat, harga EUR/USD masih tertahan dalam kisaran harian sekitar 1,1775 hingga 1,1830.
Arah utama akan tergantung pada kemampuan harga menembus di atas level 1,1875. Jika tembusan itu terjadi, target berikutnya berada di kisaran 1,1995 hingga 1,2000, dengan resistance psikologis di 1,2000 menjadi fokus. Sebaliknya, jika tekanan jual kembali muncul, support terdekat berada di 1,1775 dan kemudian di 1,1660.
Para trader disarankan memantau berita inflasi zona euro dan rilis PMI akhir karena kejutan data bisa mengubah dinamika teknikal. Risiko volatilitas tetap ada karena dinamika kebijakan bank sentral dan risiko politik. Rencana manajemen risiko yang relevan adalah menargetkan rasio risiko-imbalan yang memadai bila harga menembus untuk trade jangka pendek.
Di sisi fundamental, tekanan harga di zona euro tampaknya mereda meskipun gambar inflasi tetap relevan bagi bank sentral. HICP awal bulan Januari diperkirakan tumbuh sekitar 1,7% secara tahunan, turun dari 1,9% pada Desember. HICP inti, yang lebih relevan bagi kebijakan, diperkirakan stabil di sekitar 2,3% tahun ke tahun.
Di AS, fokus beralih ke laporan perubahan ketenagakerjaan ADP Januari yang diperkirakan meningkat menjadi 48 ribu pekerjaan bersih. Laporan ini akan menjadi panduan penting menjelang rilis Nonfarm Payrolls utama yang tertunda akibat penutupan pemerintah. Sementara itu, risiko terhadap pasangan mata uang dipantau melalui dinamika politik nasional dan kebijakan Fed yang mungkin berubah seiring data ekonomi terbaru.
Gambaran risiko menyiratkan bahwa jika inflasi zona euro lebih lemah dari ekspektasi, pelaku pasar bisa melihat peluang untuk koreksi EUR lebih lanjut, sementara data yang lebih kuat bisa menjaga EUR di jalur moderat. Dengan demikian, pergerakan EUR/USD cenderung sensitif terhadap rilis data ekonomi bulan ini. Investor disarankan tetap mengikuti level teknis 1,1875 dan fokus pada peluang manajemen risiko dalam kerangka tren yang berkembang.