EUR/USD mempertahankan nada bearish ringan, diperdagangkan di sekitar 1,1740 dengan volume yang tipis karena libur Tahun Baru di Asia. Pasar menunjukkan pergerakan yang relatif sepi karena penutupan pasar di China dan Jepang, sehingga likuiditas tetap rendah. Momen yang terlihat menjelang akhir Desember memunculkan high sekitar 1,1808 sebelum akhirnya turun, menandai bias menurun yang masih relevan.
Secara makro, dolar AS melemah terhadap euro sekitar 14% sepanjang tahun 2025, didorong oleh dinamika kebijakan perdagangan AS dan tanda perlambatan ekonomi. Perbedaan kebijakan moneter antara ECB dan Fed turut menambah tekanan terhadap greenback. Di sisi lain, fokus investor masih tertuju pada arah rilis data ekonomi utama untuk mengevaluasi tren jangka pendek.
Rilis PMI Manufaktur HCOB final Zona Euro menjadi fokus awal hari ini, dengan ekspektasi menunjukkan kontraksi masih berlanjut. PMI Manufaktur S&P Global (AS) juga dinantikan, karena bisa memberi sinyal perubahan momentum pada Greenback. Sejumlah data ini dipandang sebagai penentu arah perdagangan menjelang kalender rilis yang lebih luas di minggu-minggu mendatang.
Secara teknis, tren EUR/USD tetap bearish setelah menembus support garis tren dari rendah pertengahan November. Reaksi harga tertahan di sekitar 1,1740 dalam sesi yang relatif tenang, menandai momentum jual yang masih dominan. Upaya pembalikan terbatas dan semakin dekat ke level support kunci menguatkan bias turun jangka pendek.
Indikator teknikal utama menunjukkan dinamika yang lemah bagi pembeli. RSI pada periode 4 jam berada di bawah level 50, menandakan momentum jual yang dominan. MACD tetap di wilayah negatif dan garisnya mulai mendatar, mengisyaratkan kelembutan tren turun. Ketiga indikator ini mendukung skenario penurunan jika support utama ditembus.
Area level teknis menunjukan level support penting di dekat 1,1700, termasuk rendah 17–19 Desember sekitar 1,1700. Jika harga menembus di bawahnya, target teknis berikutnya berada di sekitar 1,1680 dan 1,1615 yang disebut-sebut sebagai potensi pelanjutannya. Di sisi atas, keran resistance berada di 1,1764, lalu di 1,1785–1,1800, yang bisa menghambat upaya rebound.
Analisis harga saat ini menunjukkan EUR/USD berada di sekitar 1,1740, dengan rentang yang relatif sempit pada sesi Asia. Pergerakan tipis ini terjadi di tengah libur bank dan keramaian musim liburan, sehingga volatilitas kebanyakan rendah. Investor tetap memantau respon harga terhadap rilis data makro yang akan datang untuk menentukan arah jangka pendek.
Sinyal perdagangan yang dihasilkan dari kajian teknikal ini adalah posisi jual pada level sekitar 1,1740, dengan target pertama di 1,1680 dan stop loss sekitar 1,1780. Target kedua berada di 1,1615 jika tekanan jual berlanjut, menjaga rasio risiko untuk mencapai minimum 1:1.5. Pastikan manajemen risiko diterapkan sesuai ukuran posisi dan volatilitas pasar yang berubah-ubah.
Strategi ini bergantung pada kemampuan harga untuk mempertahankan tekanan jual tanpa terjadi pembalikan signifikan di dekat zona resistance utama. Jika harga berhasil menembus 1,1800 dan kembali ke atas with retest, skenario akan berubah menjadi netral hingga ada konfirmasi lebih lanjut. Sebaliknya, jika volatilitas meningkat dan harga menembus 1,1764 ke atas, pedagang dapat mempertimbangkan penyesuaian posisi menuju peluang bullish dengan konfirmasi teknikal yang lebih kuat.