GBP/JPY saat ini berada di kisaran 211,17 dan terus mencoba menembus resistance di 211,60. Upaya ini menunjukkan bahwa area tersebut masih menjadi batas atas bagi pergerakan bullish sementara. Kondisi teknikal menunjukkan ketegangan antara dorongan naik dan hambatan jangka pendek di atas.
Analisis intraday menunjukkan divergensi bearish antara harga dan indikator, menandakan adanya risiko pembalikan meskipun momentum tetap positif. RSI berada di sekitar 57,5, mencerminkan soliditas momentum tanpa kondisi overbought ekstrem. Fenomena ini sering mengiringi fase konsolidasi sebelum arah berikutnya ditentukan.
Support terdekat berada di area 210,15–210,05, jika harga berhasil menembus level tersebut tekanan jual dapat meningkat menuju 208,90, yang merupakan target teknis berikutnya. Di sisi lain, jika pembeli mampu melampaui puncak di 211,59 tahun 22 Desember, skema potensi kenaikan menuju 212,75 (127,2% Fibonacci) dan 214,38 (161,8%) tetap relevan. Situasi ini menggarisbawahi pentingnya konfirmasi breakout untuk arah jangka pendek.
Pasar GBPJPY saat ini menghadapkan pilihan teknikal di sekitar resistance 211,60. Ketika harga tidak berhasil menembus ke atas, tekanan jual berpotensi meningkat untuk mencoba level di 210,15–210,05. Penembusan bawah bisa membawa harga ke 208,90 sebagai target teknis berikutnya.
Volume perdagangan cenderung rendah karena liburan Tahun Baru di China dan Jepang, sehingga respons pasar menjadi lebih terfokus pada level teknis. Kondisi tersebut meningkatkan peluang pergerakan sideways atau peluang breakout yang lebih jelas ketika pasar kembali aktif. Indikator RSI yang berada di 57,5 menunjukkan momentum positif namun tidak terlalu kuat, menambah konteks kehati-hatian.
Sebagai potensi skenario bullish, breakout di atas 211,60 dengan konfirmasi dapat mengarahkan rally menuju 212,75 dan 214,38. Namun jika rintangan tetap kukuh dan harga turun, target 210,15–210,05 dan 208,90 tetap relevan. Manajemen risiko dan konfirmasi masuk rencana utama dalam fase likuiditas rendah ini.
Rekomendasi perdagangan menempatkan posisi jual jika harga gagal menembus resistance 211,60 dan menunjukkan tanda-tanda pembalikan teknikal. Entry bisa dilakukan di sekitar 211,17 dengan stop loss di 211,60 agar menjaga risiko terbatas. Target profit bisa ditetapkan di 208,90 untuk memenuhi rasio risiko-imbalan minimal 1:1,5.
Rasio risiko-imbalan lebih kuat ketika target dicapai di 208,90 dari level entry 211,17. Dengan SL di atas resistance, risiko dibatasi sementara potensi keuntungan bisa lebih dari dua poin. Perhitungan ini konsisten dengan skenario bearish yang diidentifikasi dari divergensi bearish dan level support yang relevan.
Selain pertimbangan teknis, faktor fundamental seperti PMI Manufaktur Inggris yang diperkirakan naik akan memberikan dorongan. Namun, dampaknya terhadap Pound cenderung terbatas jika angka awal tidak direvisi secara signifikan. Trader disarankan untuk memantau rilis data itu sambil mengelola risiko secara disiplin.
| Level | Deskripsi |
|---|---|
| Resistance 211,60 | Rintangan utama; breakout dapat mengarahkan ke 212,75 dan 214,38 |
| Support 210,15–210,05 | Area konsolidasi; penembusan ke bawah menuju 208,90 |
| Target teknis | 212,75 (127,2%), 214,38 (161,8%) |