Dalam pandangan teknis, EUR/USD menunjukkan kelemahan intraday yang bertahan di bawah Simple Moving Average 100 jam, menjadi sinyal bearish awal bagi pelaku pasar. Penutupan di bawah level kunci ini meningkatkan tekanan jual dan membuka peluang penurunan lebih lanjut. Indikator MACD melorot di bawah garis Sinyal, menandakan momentum negatif meski volatilitas relatif menipis.
Harga menyentuh kisaran 1.1920–1.1925 setelah rebound sekitar 25 poin dari terendah harian. Kekuatan penjualan tetap terlihat di bawah 1.1900, dan dukungan lokal di 1.1892 menjadi area penting yang diperhatikan pasar. Konsolidasi ini menambah kehati-hatian bagi trader jangka pendek yang mencoba memanfaatkan pergerakan turun.
Secara teknis, retracement Fibonacci 38,2% di 1.1892 menjadi level support awal, sementara penurunan lebih lanjut bisa menguji 1.1832 pada retest berikutnya. Namun, jika harga mampu menembus 1.1967 sebagai target kenaikan sementara, skenario bearish masih mendominasi dengan manfaat bagi penjual. Ketika MACD tetap berada di wilayah negatif dan RSI sekitar 42, peluang turun tetap menjadi baseline untuk sesi berikutnya.
Faktor fundamental menunjukkan bahwa Bank Sentral Eropa (ECB) mengungkapkan kekhawatiran terkait apresiasi cepat euro terhadap USD, menambah beban pada EUR/USD. Perhatian ECB terhadap pergerakan mata uang utama menambah volatilitas jangka pendek dan meningkatkan risiko penurunan jika tekanan teknis gagal bertahan. Sementara itu, dolar AS mencoba menguat setelah mencapai level rendah empat tahun beberapa waktu lalu.
Di sisi lain, momentum pemulihan dolar memberikan dukungan bagi bias bearish pada pasangan ini jika sentimen pasar kembali mengarah ke perlindungan eksposur risiko. Perkembangan kebijakan global dan dinamika suku bunga menambah kompleksitas pergerakan EUR/USD, membuat para pelaku pasar berhati-hati. Analisis teknikal tetap relevan karena peluang turun bisa berlanjut jika level kunci di bawah 1.1892 gagal dipertahankan.
Risiko utama bagi posisi jual adalah kejutan ekonomi yang bisa mengubah arah tren dengan cepat, sehingga trader direkomendasikan mengatur stop loss yang jelas. Sinyal yang diharapkan adalah konfirmasi penembusan level penting dan penutupan di bawahnya untuk memperkuat alasan jual. Secara keseluruhan, skenario teknikal saat ini mendukung potensi penurunan berkelanjutan asalkan level 1.1892 tetap menjadi hambatan bagi upaya kenaikan.