EUR/USD Tertekan di Kisaran 1.1900-1.1920; Analisis Teknis Menunjukkan Peluang Sell

EUR/USD Tertekan di Kisaran 1.1900-1.1920; Analisis Teknis Menunjukkan Peluang Sell

Signal EUR/USDSELL
Open1.192
TP1.185
SL1.208
trading sekarang

Dollar AS menguat pada sesi perdagangan terakhir, didorong spekulasi bahwa Warsh akan menjadi Ketua Fed berikutnya. Pasar menilai keputusan tersebut bisa menjaga independensi bank sentral meskipun adanya tekanan politik. Selain itu, kemajuan negosiasi anggaran AS meningkatkan harapan bahwa penutupan pemerintah bisa dihindari, sehingga sentimen risiko tetap positif.

Di Eropa, investor menantikan rilis PDB Zona Euro dan HICP Jerman sebagai indikator utama arah mata uang regional. Data yang lebih kuat dari perkiraan pada Jerman menambah optimisme bagi pertumbuhan kawasan jika tren serupa terlihat di Zona Euro secara keseluruhan. Hasilnya, narasi pemulihan dapat memperkuat euro jika data mendukung rebound ekonomi.

EUR/USD turun ke sekitar 1.1920 saat berita dirilis, dengan 1.1900 berfungsi sebagai area support kunci yang perlu dipertahankan. Pasar mengawasi dinamika tersebut sambil mempertimbangkan risiko penurunan lebih lanjut bila momentum makro tidak membaik. Ketidakpastian kebijakan moneter menambah tekanan pada pasangan ini dalam jangka pendek.

Rally EUR/USD kehilangan tenaga karena pembentukan lower highs dalam dua hari terakhir, menandakan kendali penjual yang meningkat. Pergerakan ini menandakan perubahan bias ke arah bearish yang mulai terlihat di pasar. Pesanan teknis menunjukkan momentum negatif yang mulai menguat meski support terdekat menahan penurunan untuk sementara.

Indikator MACD berada di wilayah negatif pada grafik 4-jam dan histogramnya melebar ke arah bawah, menunjukkan momentum bearish yang berkembang. RSI berusaha menembus level 50 ke bawah pada kerangka waktu yang sama, menguatkan sinyal pelemahan momentum. Secara keseluruhan, tekanan jual terlihat meningkat dan menambah probabilitas penurunan lebih lanjut jika harga menembus support sekitar 1.1895.

Support terdekat berada di sekitar 1.1895, sementara resistance terlihat di sekitar 1.2000 dan 1.2082. Jika tekanan melewati support 1.1895, ekspektasi target turun bergerak ke sekitar 1.1850 atau lebih rendah. Di sisi lain, jika harga menembus 1.2082, skenario bisa berubah menjadi stabil atau bullish dalam beberapa sesi.

Rencana Trading dan Levels

Harga saat ini berada di sekitar 1.1920, memberi ruang bagi penurunan lebih lanjut apabila tekanan makro tetap lemah. Konfirmasi breakdown di bawah 1.1895 akan menjadi sinyal jual yang lebih kuat dan membuka jalur ke level berikutnya. Pedagang juga perlu memperhatikan dinamika data ekonomi yang bisa memicu volatilitas tambahan.

Rencana trading yang diusulkan adalah masuk posisi jual dengan open sekitar 1.1920 jika konfirmasi breakdown di bawah 1.1895. Stop loss ditempatkan di atas resistance terdekat sekitar 1.2082 untuk menjaga risiko tetap terkendali. Target profit awal berada di sekitar 1.1850, dengan potensi pembentukan paparan hingga level lebih rendah jika peluang berlanjut.

Manajemen risiko perlu disesuaikan dengan volatilitas pasar dan berita ekonomi yang sedang berjalan. Ukuran posisi sebaiknya disesuaikan dengan tolerance risiko dan jarak stop yang memadai. Trader disarankan untuk mengikuti update berita ekonomi guna menilai kemungkinan kejutan yang bisa membalik arah pergerakan.

broker terbaik indonesia