EUR/USD kembali tertahan di sekitar 1.1850 setelah turun lebih dari 1% pada hari Jumat. Dolar AS mendapatkan dukungan dari dinamika kebijakan dan berita mengenai penunjukan Kevin Warsh sebagai Ketua Fed berikutnya. Dalam konteks minggu yang penuh peristiwa, para pelaku pasar tetap waspada terhadap data PMI Manufaktur Zona Euro dan Amerika Serikat.
Pasar menunjukkan orientasi risk-off yang menguntungkan dolar dan membebani euro secara umum. Pencalonan Warsh, yang dikenal dengan pendekatan kebijakan yang cermat terhadap inflasi dan neraca bank sentral, menambah tekanan bagi euro menjelang beberapa rilis ekonomi utama. Cetro Trading Insight menilai bahwa suasana ini bisa memicu volatilitas lebih lanjut di pasangan EURUSD.
Investor menilai kalender ekonomi minggu ini dengan fokus pada keputusan kebijakan ECB dan laporan Nonfarm Payrolls AS, sambil memperhatikan perkembangan di pasar Asia. Dalam konteks ini, pergerakan ritel Jerman dan dinamika data manufaktur AS menjadi pusat perhatian, yang akhirnya akan membentuk arah EURUSD minggu ini.
Secara teknis, EUR/USD berada di sekitar 1.1835 dengan tekanan bearish yang masih menguasai pasar. RSI saat ini berada di bawah level 50 dan histogram MACD menunjukkan momentum negatif yang melebar. Struktur teknis mengindikasikan bahwa peluang penurunan masih lebih tinggi dari potensi rebound jangka pendek.
Level support utama terlihat di area 1.1835 serta 1.1830 sebagai retracement 50%. Target penurunan berikutnya berada di sekitar 1.1770 sebagai retracement 61,8% dari rally akhir Januari. Secara umum, dinamika ini memperkuat bias bearish untuk sesi perdagangan mendatang.
Penghalang kenaikan terdekat berada di sekitar 1.1955, dengan batas atas di 1.2000 sebagai zona resistensi kunci. Penembusan di atas 1.1955 bisa mengurangi tekanan jual, namun jika harga gagal menembus level tersebut, pasangan cenderung melanjutkan tekanan ke bawah menuju 1.1770 dan di bawahnya sekitar 1.1700.
Sinyal trading berdasarkan analisis ini adalah jual EURUSD dengan level pembuka di 1.1850. Target profit (tp) ditetapkan di 1.1680 dan stop loss (sl) di 1.1955 untuk menjaga rasio risiko-imbalan minimal di 1:1,5. Setup ini sejalan dengan dominasi tekanan bearish yang terpantau pada konteks teknikal saat ini.
Manajemen risiko menekankan disiplin entry dan exit. Jika EURUSD bergerak melampaui 1.1960 atau turun melewati 1.1650, evaluasi ulang posisi diperlukan. Gunakan ukuran posisi yang sesuai dan pertimbangkan penyesuaian exit jika momentum berubah secara signifikan.
Level kunci yang perlu diamati meliputi 1.1835 sebagai pijakan intraday, 1.1770 sebagai target retracement, 1.1680 sebagai tp, serta 1.1955 dan 1.2000 sebagai penghalang atas. Paparan risiko tetap terjaga dengan memahami bahwa pergerakan di sekitar zona ini sangat dipengaruhi oleh sentimen risiko dan rilis data ekonomi besar.