EUR/USD Tertekan Menjelang Keputusan The Fed: Analisis Fundamental dan Teknis Pasar Forex

EUR/USD Tertekan Menjelang Keputusan The Fed: Analisis Fundamental dan Teknis Pasar Forex

Signal EUR/USDSELL
Open1.194
TP1.183
SL1.200
trading sekarang

EUR/USD mengalami tekanan turun lebih dari 0,7% pada perdagangan hari ini, melemah di bawah level 1,2000 seiring pasar menimbang arah kebijakan dolar AS yang kuat. Pergerakan ini terjadi menjelang pengumuman kebijakan moneter The Fed, ketika investor mencoba menilai sejauh mana suasana hawkish atau dovish akan mempengaruhi pasangan mata uang utama. Ketidakpastian seputar komitmen dolar menjadi pendorong volatilitas yang lebih tinggi sepanjang sesi hari ini.

Menteri Keuangan AS, Scott Bessent, menepis rumor intervensi di pasar valuta asing dan menegaskan bahwa AS tetap menjalankan kebijakan dolar yang kuat. Pernyataan tersebut mengurangi spekulasi intervensi dan menambah fokus pada fondasi kebijakan fiskal dan moneternya. Di sisi lain, komentar tersebut turut membantu mengarahkan sentimen pasar terhadap indeks dolar (DXY) yang lebih responsif terhadap deklarasi kebijakan ketimbang rumor intervensi belaka.

Di tengah lintasan kebijakan, para pejabat ECB juga memberikan catatan bahwa lemahnya dolar dapat menekan inflasi zona euro masuk ke bawah target 2% jika dinamika global tidak bergerak sesuai ekspektasi. EUR/USD saat ini bergerak sekitar 1,1939, menandai posisi pasaran yang sensitif terhadap perubahan ekspektasi The Fed dan bagaimana komentar kebijakan dari para pemimpin bank sentral selanjutnya akan mengarahkan perjalanan pasangan ini.

Secara teknis, EUR/USD turun lebih dari 0,7% dan menembus level psikologis 1,2000 menuju kisaran tekanan yang lebih rendah. Pergerakan ini mencerminkan sentimen pasar yang mulai mengkaji risiko dari pengumuman kebijakan The Fed serta potensi perubahan dalam jalur suku bunga. Volatilitas tetap tinggi karena ketidakpastian soal arah kebijakan yang akan diungkap dalam konferensi pers nanti.

Indeks dolar, DXY, rebound sekitar 0,82% ke level 96,60 menjelang keputusan The Fed dan komentar Ketua Powell. Walau ada tekanan dari dolar, EUR/USD diperdagangkan di sekitar 1,1939, menunjukkan bahwa pasar menilai arahnya sebagai fase menunggu terhadap sinyal kebijakan yang lebih jelas. Selain itu, data kepercayaan konsumen Jerman yang membaik memberikan konteks bahwa ekonomi zona euro masih mencoba menyeimbangkan antara dampak dolar kuat dan tekanan harga.

Secara teknis, RSI keluar dari wilayah jenuh beli dan menunjukkan peluang konsolidasi menjelang hasil pertemuan The Fed. Ekspektasi sideways diperkirakan berlangsung dalam kisaran 1,1900–1,1950. Dalam skenario hawkish The Fed, EUR/USD bisa menembus 1,1900 dan menuju sekitar 1,1830, sementara jika pesan dovish muncul, pasangan ini berpotensi rebound menuju 1,2000 dan mencoba menembus tinggi harian.

Strategi Perdagangan dan Risiko

Prospek pasar tetap bergantung pada arah kebijakan The Fed serta respons ECB terhadap dinamika dolar yang lemah atau kuat. Jika Fed menunjukkan sikap lebih tegas, pasangan euro mungkin akan tertekan lebih lanjut; sebaliknya, konfirmasi kebijakan yang tidak terlalu agresif bisa membuka peluang rebound bagi EUR/USD. Kejelasan ini akan sangat mempengaruhi kecepatan pergerakan harga dalam beberapa sesi ke depan.

Analisis sinyal perdagangan mengarahkan pada opsi short EUR/USD dengan open sekitar 1,1939, batas stop loss di sekitar 1,2000, dan target profit di sekitar 1,1830. Rasio risiko-imbalan yang diharapkan memenuhi kriteria minimal 1:1,5, asalkan eksekusi dilaksanakan dengan manajemen risiko yang ketat dan pemantauan rilis data tambahan serta komentar bank sentral.

Selain itu, volatilitas menjelang rilis data ekonomi AS menuntut kehati-hatian. Investor disarankan untuk memperhatikan pernyataan The Fed, komentar ECB terkait dampak kebijakan dolar terhadap inflasi, serta dinamika data inflasi dan tenaga kerja untuk menyusun rencana trading jangka pendek yang realistis dan terukur.

broker terbaik indonesia