EUR/USD berjuang bertahan di sekitar 1,1850 ketika dolar AS menunjukkan kekuatan yang lebih besar di pasar. Penunjukan Warsh sebagai Ketua Fed yang baru dilihat sebagai faktor pemicu volatilitas jangka pendek bagi pasangan mata uang utama. Menurut Cetro Trading Insight, pergeseran kepemimpinan bank sentral dapat menambah ketidakpastian bagi arah pergerakan EURUSD dalam beberapa sesi ke depan.
Indeks Dolar AS (DXY) diperdagangkan mendekati level tertinggi mingguan sekitar 97,33, menandakan momentum penguatan Greenback. Reputasi Warsh yang pro-dolar memperkuat asumsi bahwa USD bisa tetap kuat dalam era kebijakan moneter yang belum jelas. Pasar menilai respons kebijakan terhadap dinamika inflasi dan tenaga kerja yang akan datang.
Investor menantikan keluaran data penting minggu ini, termasuk HICP awal Zona Euro untuk Januari dan laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS. Ketidakpastian mengenai rilisan data tersebut diperkirakan meningkatkan volatilitas, sehingga arah EURUSD menjadi sangat bergantung pada bagaimana data tersebut dibandingkan ekspektasi. Sinyal penurunan tekanan harga di euro bisa memperkuat kemungkinan pemangkasan suku bunga ECB di masa mendatang.
Faktor utama adalah respons pasar terhadap Warsh dan ekspektasi kebijakan moneter terkait ECB serta Federal Reserve. Kenaikan dolar dipandang sebagai dampak dari asumsi kebijakan AS yang lebih hawkish pada fase ini. Sisi lain, data inflasi Zona Euro yang lebih lemah memberi ruang bagi pasar untuk menilai langkah pemangkasan suku bunga oleh ECB di waktu dekat.
Secara teknikal, level 1,1850 menjadi area penting yang menahan penurunan lebih lanjut bagi EURUSD. Jika harga menembus di bawah level itu, target jangka pendek berada di sekitar 1,1780, dengan stop loss sekitar 1,1890 untuk menjaga risiko tetap terkendali. Scenario alternatif tetap ada jika data AS maupun inflasi zona euro membangkitkan optimisme terhadap pemulihan ekonomi dan prospek kebijakan yang lebih netral.
Analisa ini disusun untuk pembaca umum oleh Cetro Trading Insight, dengan fokus pada gambaran pasar dan risiko terkait. Pembaca disarankan memantau rilisan data berikutnya serta menyesuaikan strategi trading masing-masing sesuai profil risiko dan tujuan investasi.