EUR/USD Tertekan oleh Risiko Global dan Perbedaan Kebijakan ECB-Fed; Data Inflasi Zona Euro Jadi Penentu Arah

EUR/USD Tertekan oleh Risiko Global dan Perbedaan Kebijakan ECB-Fed; Data Inflasi Zona Euro Jadi Penentu Arah

trading sekarang

EUR/USD menghadapi tekanan karena pelemahan sentimen risiko yang memberikan dukungan bagi dolar AS sebagai aset pelindung nilai. Dalam skenario ini, pasangan mata uang utama cenderung diperdagangkan datar karena para pelaku pasar menimbang potensi perubahan kebijakan moneter di kawasan Eropa dan Amerika. Analisis ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

Para pelaku pasar juga menantikan rilis CPI Zona Euro dan data ketenagakerjaan AS sebagai pemicu pergerakan jangka pendek. Sinyal bahwa ECB bisa mengalihkan arah kebijakannya secara bertahap tampak kontras dengan ekspektasi pasar terhadap Federal Reserve yang bisa menurunkan suku bunga lebih lanjut. Kombinasi faktor ini menjaga EUR/USD berada di kisaran rendah hingga menengah.

Reaksi pasar cenderung moderat karena fokus utama beralih ke pertemuan kebijakan ECB serta rilis data inflasi di kawasan euro dan Amerika. Skenario saat ini menempatkan volatilitas pada level rendah hingga sedang, dengan kecenderungan memperlambat tren jangka pendek. Para trader memilih kehati-hatian sambil menunggu konfirmasi dari data Macroeconomics berikutnya.

Data inflasi Zona Euro yang diperkirakan menurun ke 1,7% YoY dengan inti stabil di 2,3% menjadi indikator penting bagi arah kebijakan ECB. Bank sentral melihat penurunan ini sebagai deviasi sementara dan belum menandai perlunya penyesuaian kebijakan. Namun, angka ini bisa memicu perubahan sentimen pasar terhadap EUR.

Di sisi lain, ekspektasi bahwa The Fed akan menurunkan suku bunga dua kali lagi pada 2026 berpotensi melemahkan USD dan memberi ruang bagi EUR/USD untuk menguat. Ketika pasar menilai pergeseran kebijakan, pergerakan korektif di pasar mata uang utama bisa terjadi seiring dengan rilis data ekonomi AS. Selain itu, volatilitas pasar bisa meningkat pada momen pengumuman kebijakan dan data utama.

Selanjutnya, fokus beralih ke data ADP ketenagakerjaan sektor swasta dan PMI Jasa ISM di AS, yang dapat memberikan arah jangka pendek. Meski begitu, para trader juga menunggu hasil pertemuan kebijakan ECB yang dinanti untuk menentukan arah jangka menengah. Pada akhirnya, dinamika ini menegaskan perlunya kehati-hatian sebelum melihat kelanjutan pullback di EUR/USD dari level tertinggi sejak Juni 2021.

broker terbaik indonesia