EUR/USD Tertekan secara Teknis di Tengah Dolar Kuat: Target menuju 1.1500

EUR/USD Tertekan secara Teknis di Tengah Dolar Kuat: Target menuju 1.1500

Signal EUR/USDSELL
Open1.160
TP1.150
SL1.166
trading sekarang

Faktor Fundamental yang Mempengaruhi EUR/USD

Dolar AS menguat karena data ekonomi AS yang lebih kuat dari ekspektasi, memperkuat pandangan bahwa The Fed mungkin menunda pemotongan suku bunga. Pasar juga menilai tidak ada pelonggaran kebijakan segera, sehingga permintaan dolar tetap tinggi dan membatasi pergerakan euro. Kondisi ini menempatkan EUR/USD pada tekanan defensif meskipun euro sempat mencatat kenaikan pada perdagangan sebelumnya.

Di samping itu, sentimen pasar juga dipengaruhi oleh komentar pejabat Gedung Putih terkait kebijakan moneter. Kevin Hassett menenangkan kekhawatiran soal kebisingan politik dan menyiratkan bahwa tidak ada perubahan besar yang perlu diwaspadai di tengah isu biaya tertentu. Narasi ini memberi dukungan bagi dolar ketika pasar mempertimbangkan risiko politik dan dinamika kebijakan The Fed.

Dari sisi teknis, EUR/USD terlihat berada di bawah tekanan jual yang berkelanjutan. Harga bergerak di bawah beberapa moving average utama pada grafik harian, menunjukkan struktur bearish yang menahan EUR untuk melanjutkan rebound. Saat ini pasangan diperdagangkan sekitar 1,1600, mendekati level rendah sejak 28 November, yang menandai kekuatan jual yang masih dominan.

Analisis Teknis EUR/USD: Tekanan Bearish dan Titik Kritis

Dari perspektif teknis, EUR/USD berada di bawah rangkaian moving average utama dengan harga di bawah SMA 21-hari, SMA 50-hari, dan SMA 100-hari. Area sekitar 1,1660–1,1700 berperan sebagai resistance dinamis yang sulit ditembus, memperkuat struktur bearish yang ada. Pembelajaran pasar menempatkan fokus pada bagaimana harga bereaksi terhadap level resistance ini dalam beberapa sesi ke depan.

Indikator momentum menguatkan narasi jual: MACD berada di bawah garis sinyal dengan histogram negatif yang relatif datar, mencerminkan momentum bearish persisten. RSI berada di sekitar 34, menandakan minat beli yang lemah dan mendekati kondisi jenuh jual. Dengan dinamika ini, peluang penurunan lebih lanjut tampak lebih mungkin jika level support utama ditembus.

Support terdekat berada di kisaran 1,1585–1,1600. Jika paparan harga menembus zona ini secara jelas, ruang menuju 1,1550 lalu 1,1500 akan terbuka. Di sisi atas, setiap rebound kemungkinan akan menemui resistance di sekitar 1,1660–1,1700, tempat bertemunya beberapa moving average utama. Penutupan harian di atas zona resistensi ini diperlukan untuk meredakan tekanan bearish jangka pendek.

Implikasi Trading dan Rekomendasi Level Entry

Rencana trading menimbang skenario jual pada EUR/USD dari level sekitar 1,1600 dengan target turun ke 1,1500. Strategi ini mengikuti kerangka teknis yang menunjukkan kelemahan berkelanjutan pada pasangan dan memanfaatkan pergerakan di bawah level resistance utama. Stop loss ditempatkan di atas resistance sekitar 1,1660 untuk membatasi risiko sambil menjaga peluang profit pada skenario penurunan.

Rasio risiko-imbalan sekitar 1,7:1 memberi dasar yang lebih kuat bagi eksekusi, mengingat potensi keuntungan yang lebih besar dibandingkan risiko yang diambil. Namun manajemen risiko tetap krusial mengingat volatilitas lingkungan pasar dan dinamika data ekonomi yang dapat memicu perubahan arah secara cepat. Jika harga menembus 1,1660 secara konsisten, skenario bearish bisa gagal dan pasar bisa kembali menguji level resistance lebih tinggi.

Secara keseluruhan, orientasi trading mengikuti sinyal teknikal yang menunjukkan tekanan turun selama 1,1600 tertahan dan data AS tetap menambah kekuatan dolar. Jika data AS mengejutkan positif atau sentimen pasar membaik secara signifikan, outlook bisa berubah dengan cepat. Oleh karena itu pantau close harian di atas 1,1700 untuk membangun ulang bias bullish, atau terus memegang posisi jual jika struktur teknis tetap terjaga.

broker terbaik indonesia