EURJPY Menguat Terbatas Setelah GDP Jepang Lemah; Tekanan pada Yen dan Sinyal Teknis Menurun

EURJPY Menguat Terbatas Setelah GDP Jepang Lemah; Tekanan pada Yen dan Sinyal Teknis Menurun

Signal EUR/JPYSELL
Open181.760
TP179.100
SL183.500
trading sekarang

Data GDP Jepang untuk kuartal keempat menunjukkan pertumbuhan sekitar 0.1% secara QoQ, meleset dari estimasi 0.4% dan menandakan pemulihan yang masih lemah. Hal ini menambah kekhawatiran atas kemampuan BoJ dalam menjaga kebijakan yang tepat. Para pelaku pasar juga menilai bagaimana data tersebut membentuk ekspektasi terhadap langkah kebijakan BoJ dalam beberapa bulan mendatang.

Secara makro, momentum pertumbuhan Jepang yang lebih lemah memperburuk risiko bagi yen terhadap mata uang utama. Deflator GDP mencapai 3.4% YoY menunjukkan perbaikan yang terbatas dan menambah tekanan pada yen. Kondisi ini mendorong investor meninjau ulang prospek pemulihan Jepang serta dampaknya terhadap laju kebijakan moneter di masa mendatang.

Secara teknikal, EURJPY berposisi di sekitar 181.76 pada saat publikasi, dengan level support utama di 180.83 dan 178.00 serta resistance di 183.66 dan 186.00-187.00. Keputusan kebijakan BoJ tetap menjadi fokus, karena komentar pejabat bank bisa memicu perubahan arah secara singkat. Arah jangka pendek sangat tergantung pada bagaimana harga berinteraksi dengan SMA 50 hari yang menjadi acuan utama di sini.

Secara teknikal, EURJPY telah menembus di bawah rata-rata pergerakan 50 hari, menunjukkan momentum kenaikan telah melemah. Saat ini harga diperdagangkan sekitar 181.76, sementara 50-day SMA berada di sekitar 183.66 dan berfungsi sebagai resisten utama. MACD berada di bawah nol dengan histogram negatif, dan RSI berada sekitar 40, menandakan bias bearish jangka pendek.

Fokus teknikal utama adalah level 180.83 sebagai support terdekat. Penembusan di bawah level itu bisa membuka jalan menuju 178.00, dan jika terkonfirmasi bisa menuju sekitar 175.35 yang berdekatan dengan SMA 200 hari. Di sisi atas, upaya menembus 183.66 dapat memicu pemulihan menuju 186.00-187.00 dan berpotensi melanjutkan ke 190.00 jika momentum membaik.

Momentum indikator memperlihatkan sinyal lemah secara umum: MACD berada di bawah nol dengan histogram negatif, dan RSI di sekitar 40 menunjukkan ruang untuk penurunan lebih lanjut tanpa area oversold. Namun, pola teknikal ini tetap perlu dikonfirmasi dengan pergerakan harga berikutnya sebelum perubahan arah yang nyata.

Ringkasnya, bias pergerakan EURJPY cenderung bearish dalam kerangka waktu dekat karena sinyal teknikal yang melemah dan harga berada di bawah level kunci. Risiko penurunan lebih lanjut tetap ada jika harga menembus 180.83 dan melanjutkan ke 178.00 atau lebih rendah. Investor disarankan menunggu konfirmasi lanjutan sebelum mengambil posisi baru.

Strategi perdagangan yang diusulkan adalah posisi jual dengan open sekitar 181.76, stop loss di 183.50, dan target sekitar 179.10, sehingga rasio risiko-keuntungan memenuhi minimal 1:1.5. Penekanan pada manajemen risiko diperlukan mengingat potensi volatilitas yang dipicu oleh data Jepang dan pernyataan BoJ. Pembatasan risiko bisa dilakukan dengan evaluasi break-even jika harga bergerak melawan posisi.

Catatan manajemen risiko: jika harga berhasil menembus 183.66 dan menguat, skenario ini bisa berubah menjadi peluang pemulihan yang lebih besar. Investor perlu menilai konfirmasi teknikal tambahan sebelum melanjutkan posisi long atau menyesuaikan level keluar untuk mengurangi risiko. Pemantauan berkelanjutan terhadap data ekonomi Jepang dan komentar BoJ akan menjadi kunci arah EURJPY dalam beberapa pekan ke depan.

broker terbaik indonesia