EURUSD Datar Setelah Data ISM Beragam: Fed Dipantau Ketat dan Proyeksi Pemotongan 2026

EURUSD Datar Setelah Data ISM Beragam: Fed Dipantau Ketat dan Proyeksi Pemotongan 2026

Imbas Data ISM terhadap Aktivitas Jasa dan Pasar Tenaga Kerja

Data ISM Jasa untuk bulan Desember menunjukkan momentum yang membaik di sektor layanan, dengan PMI sebesar 54,4 melampaui ekspektasi 52,3 dan naik dibandingkan bulan sebelumnya. Hal ini mengindikasikan bahwa aktivitas bisnis tetap berada dalam wilayah ekspansi sepanjang sepuluh bulan berturut-turut, meski konteks tenaga kerja menunjukkan dinamika yang berbeda. Ketahanan sektor jasa memberi tonjol bagi prospek pertumbuhan ekonomi secara umum.

Indeks Ketenagakerjaan naik menjadi 52,0 pada Desember, menguat dari 48,9 dan menandai ekspansi kembali di pasar tenaga kerja menjelang akhir tahun. Sementara itu, pesanan baru juga meningkat signifikan, mencapai 57,9 dari 52,9, mengindikasikan permintaan yang tetap kuat. Di sisi biaya, Indeks Harga Yang Dibayar turun menjadi 64,3 dari 65,4, menunjukkan beberapa perbaikan biaya meski tekanan tetap ada di tingkat ekspansi.

Secara keseluruhan, laporan ISM menunjukkan poros aktivitas jasa yang tangguh, namun indikator pasar tenaga kerja mengarah pada potensi perlambatan dalam beberapa komponen. Data ADP menggambarkan kenaikan gaji swasta sebesar 41 ribu pada Desember, lebih rendah dari perkiraan 47 ribu, meski membalikkan penurunan November. Sementara itu, JOLTS menunjukkan penurunan jumlah lowongan menjadi 7,146 juta pada November, di bawah ekspektasi pasar. Indeks Dolar AS (DXY) berada di sekitar 98,60, dan para pelaku pasar menilai langkah The Fed sebagai menunggu instruksi lebih lanjut menuju pertemuan Januari.

Dengan latar belakang data yang beragam ini, pasar memperhitungkan bahwa The Fed tetap berada dalam mode tunggu dan lihat sebelum pertemuan 27–28 Januari. Aktivitas jasa yang kuat menahan dorongan untuk pelonggaran agresif, sementara tanda-tanda pelemahan pada pasar tenaga kerja memberi konteks bagi pengurangan suku bunga secara bertahap di masa mendatang.

Dinamika EURUSD: Pergerakan Datar dan Reaksi Pasar terhadap Data AS

EUR/USD diperdagangkan datar di sekitar 1,1691 setelah pada hari sebelumnya turun sekitar 0,3 persen. Pasangan ini menampilkan fase konsolidasi yang menandai kurangnya arahan jelas pasca rilis data AS, sambil para pelaku pasar menilai dampak berita terbaru terhadap ekspektasi kebijakan moneter. Dengan volatilitas yang relatif rendah, kisaran perdagangan menjadi fokus utama bagi investor jangka pendek.

Reaksi pasar terhadap data AS cenderung tenang, sehingga EURUSD tetap berada dalam rentang sempit tanpa sinyal arah yang kuat. Nada kehati-hatian terlihat jelas di sepanjang perdagangan, dengan likuiditas yang cenderung lebih rendah dan minat terhadap posisi yang lebih dekat ke level current price. Kondisi ini membuat pergerakan jangka pendek cenderung terbatas meski faktor fundamental masih berjalan.

Di sisi lain, Dolar AS mempertahankan posisi tertentu karena fokus pada kebijakan Fed. DXY sekitar 98,60 menunjukkan USD tidak mengalami pergerakan besar meski ekspektasi terhadap langkah pelonggaran mulai terbentuk di pasar. Para trader juga mencoba mengimbangi kemungkinan dua pemotongan suku bunga pada 2026 dengan data ekonomi yang beragam, menjaga EURUSD berada di ruang kisaran sambil menunggu arah yang lebih jelas dari komentar pejabat bank sentral.

Kebijakan Moneter AS dan Implikasinya bagi EURUSD

Dari sisi kebijakan, Federal Reserve terlihat berada dalam sikap berhati-hati dan cenderung menunggu hasil pertemuan yang dijadwalkan pada 27–28 Januari. Nada komunikasi yang tidak agresif menandakan bahwa jalur pelonggaran kemungkinan akan dihadapkan pada penilaian lebih lanjut, meskipun belum ada sinyal pelonggaran yang konkret pada saat ini. Pasar mengamati sinyal yang keluar dari pejabat The Fed untuk mengukur potensi penurunan suku bunga di masa mendatang.

Perbandingan antara kekuatan sektor jasa dan kekuatan pasar tenaga kerja menciptakan dinamika yang tidak sepenuhnya konsisten bagi dolar. Sementara layanan tetap solid, beberapa indikator pekerjaan menunjukkan pelemahan yang membuat jalur pemotongan bunga secara bertahap menjadi bagian dari spekulasi investor. Hal ini memunculkan peluang bagi euro untuk bertahan dalam kisaran saat pelaku pasar menunggu konfirmasi lebih lanjut.

Secara umum, pasar telah menakar sekitar dua pemotongan suku bunga pada 2026. Dengan ekspektasi tersebut, EURUSD mungkin memiliki peluang untuk menguji batas atas kisaran jika data keluaran berikutnya mendukung momentum ekonomi di zona euro. Namun, pergerakan tetap bergantung pada input data selanjutnya serta komentar pejabat bank sentral yang bisa mengubah persepsi investasi secara signifikan.

Boost Your Business with Cutting-Edge Marketing Solutions Today

Your ad here
Image