EURUSD Dekat Level 1.170: Sinyal Sell dari Analisis Geopolitik Davos dan Imbal Hasil AS

EURUSD Dekat Level 1.170: Sinyal Sell dari Analisis Geopolitik Davos dan Imbal Hasil AS

Signal EUR/USDSELL
Open1.165
TP1.158
SL1.168
trading sekarang

Kekhawatiran mengenai penarikan Eropa dari aset AS mulai mereda, memberi pasar sedikit aksi lanjutan. Analisis dari beberapa lembaga menunjukkan bahwa optimisme terhadap de-eskalasi geopolitik di Davos belum sepenuhnya mengubah dinamika pasar. Kondisi ini membuat arah EURUSD tetap rapuh dan cenderung berhati-hati di kisaran yang sempit.

Salah satu faktor fundamental yang diperhatikan adalah adanya respons kecil dari sektor pensiun di Eropa, dengan Denmark AkademinerPension mengurangi sebagian kepemilikan Treasury AS. Meski begitu, ukuran aktualnya relatif kecil sehingga dampaknya terhadap arah jangka pendek terbatas. Hal ini menambah lapisan ketidakpastian tanpa memantapkan tren baru yang signifikan.

Secara teknikal, para analis menilai bahwa kecuali volatilitas obligasi meningkat lagi, EURUSD berpeluang berada di bawah level 1.170 pada periode yang cenderung didominasi oleh kekuatan dolar AS. Polaritas antara optimisme geopolitik dan dinamika imbal hasil tetap menjadi kunci arah pasangan ini dalam beberapa minggu mendatang.

Dinamika EURUSD dan Imbal Hasil AS

Di wilayah Eropa secara umum, tampaknya rally EUR terhadap pasangan seperti EUR/SEK tidak segera terwujud dalam waktu dekat. EUR/USD diperkirakan tetap berada di bawah 1.170 karena dukungan teknikal yang tipis dan tekanan dari mata uang utama lainnya. Para pelaku pasar memposisikan diri menantikan data baru yang bisa memicu pergeseran tren jangka menengah.

Imbal hasil AS yang menunjukkan bias hawkish baru-baru ini juga menjadi sumber tekanan bagi euro. Kombinasi antara ekspektasi suku bunga lebih tinggi dan aliran modal ke aset dolar memperkuat skenario penurunan bagi EURUSD dalam jangka pendek. Ketergantungan pada kebijakan moneter AS membuat EURUSD sensitif terhadap perubahan rencana dan komunikasi kebijakan Federal Reserve.

Dalam konteks lain, EUR/SEK dinilai undervalued lebih dari 2% dan berpotensi mengalami koreksi ke atas menuju sekitar 10,80 sebelum melanjutkan tren depresiasi jangka menengah. Koreksi singkat ini bisa memberikan kilau teknikal bagi beberapa kurs mata uang utama lainnya meskipun arah utama tetap tertuju pada dolar kuat.

Implikasi Davos dan Implikasi terhadap EUR/SEK

Pembahasan di Davos mengenai de-eskalasi geopolitik menimbulkan harapan bahwa risiko konflik akan mereda. Namun, pasar tidak merespons secara agresif pagi ini dan fokus tetap pada bagaimana pergeseran kebijakan dan imbal hasil akan membentuk arah jangka pendek. Dengan demikian, pergerakan EURUSD masih sangat bergantung pada data ekonomi dan komentar pembuat kebijakan yang muncul kemudian.

Kecuali volatilitas obligasi meningkat lagi—sesuatu yang bukan skenario dasar saat ini—prospek EURUSD tetap berada di bawah tekanan level 1.170. Risiko terhadap mata uang tunggal akan terpangkas jika ada sinyal stabilisasi kebijakan moneter global dan pernyataan yang menenangkan mengenai eskalasi geopolitik.

Secara keseluruhan, pandangan jangka pendek melihat EURUSD sebagai peluang sell dengan target penurunan menuju sekitar 1.1575 jika momentum teknikal dan fundamental mendukung. Skenario ini selaras dengan gagasan bahwa pergerakan imbal hasil AS akan menjaga dolar kuat lebih lama daripada ekspektasi pasar, meskipun peluang untuk pembalikan terbuka jika Davos mengarah pada sinyal de-eskalasi yang jelas.

broker terbaik indonesia