EURUSD Dekat Level Pra-Perang: USD Lemah Sementara dan ECB Diprediksi Naik Juni

EURUSD Dekat Level Pra-Perang: USD Lemah Sementara dan ECB Diprediksi Naik Juni

trading sekarang

Menurut catatan Thu Lan Nguyen dari Commerzbank, pasangan EUR/USD hampir kembali ke level pra-konflik, menandakan euro mampu bertahan meski ketidakpastian geopolitik meningkat. Sisi dolar AS terlihat melemah setelah periode volatil, memberi ruang bagi euro untuk pulih lebih lanjut. Analisis ini menekankan bahwa pergerakan ini dipicu kombinasi USD yang lebih lemah serta faktor risiko global yang relatif terkendali.

Pasar menimbang kemungkinan ECB menaikkan suku bunga pada Juni. Nguyen menunjuk pada respons pasar terhadap lonjakan harga energi yang lebih cepat dibanding tahun 2022, meskipun ia meragukan harga pasar menilai tiga kali kenaikan hingga akhir tahun. Seperti itu, arah EUR/USD lebih banyak bergantung pada pernyataan kebijakan ECB daripada kekuatan euro yang murni.

Indikator mata uang kami menunjukkan bahwa kombinasi USD yang melemah dan euro yang relatif kuat menjadi faktor utama. Presiden ECB telah memberikan isyarat jelas mengenai kemungkinan kenaikan pada Juni, namun satu langkah saja tidak cukup untuk menyiratkan tren euro yang berkelanjutan. Jika komponen kebijakan dipetakan secara jelas, pasar bisa mempertahankan ekspektasi kenaikan lebih lanjut dan euro bisa melanjutkan tren penguatan. Selain itu, faktor geopolitik dan harga energi tetap menjadi variabel penentu yang membuat pergerakan valuta ini tetap cair.

Dalam konteks kebijakan, beberapa pejabat ECB sinyal akan menaikkan 25 basis poin pada Juni, tetapi bagaimana ECB membangun jalur kenaikan berikutnya akan sangat memengaruhi kepercayaan investor. Bank sentral perlu menunjukkan komitmen untuk melanjutkan siklus kebijakan secara tegas agar pasar bisa menilai kelanjutan tren tanpa disintegrasi persepsi risiko fiskal.

Analisis menunjukkan bahwa proyeksi tiga kenaikan hingga akhir tahun tampaknya terlalu optimis jika tekanan energi tetap tinggi dan beban utang publik meningkat. Kedua faktor tersebut bisa membatasi ruang bagi ECB untuk menambah dorongan kebijakan. Karena itu, pergerakan EURUSD lebih bergantung pada dinamika USD yang melemah daripada kejutan positif pada euro.

Inti rekomendasi untuk investor adalah fokus pada pelemahan USD daripada menebak euro akan menguat secara agresif. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami bagaimana dinamika energi dan kebijakan moneter membentuk peluang di pasar forex.

banner footer