EURUSD Jatuh di Bawah 1.170: Dolar Menguat Menuju Target 1.1600

EURUSD Jatuh di Bawah 1.170: Dolar Menguat Menuju Target 1.1600

Signal EUR/USDSELL
Open1.168
TP1.160
SL1.172
trading sekarang

EURUSD telah jatuh kembali di bawah level 1.170 seiring kuatnya dolar AS. Analis Valas ING, Francesco Pesole, menyebut bahwa penguatan dolar sebagian dipicu oleh berkurangnya risiko tarif geopolitik dan munculnya pembeli dolar baru. Kondisi ini menekan pasangan mata uang utama menuju wilayah lebih rendah.

Harga saat ini masih sangat dipengaruhi oleh pergerakan dolar, sehingga fokus pasar berputar pada arah kebijakan ekonomi dan risiko geopolitik. Ketika risiko tarif mereda, investor cenderung mengalihkan perhatian dari euro ke dolar, yang memperkuat tekanan turun pada EUR/USD. Dalam skenario jangka pendek, pergerakan masih rentan terhadap fluktuasi data makro Eropa yang akan datang.

Para pedagang melihat peluang pergerakan turun menuju 1.1600 lebih mungkin dalam beberapa hari mendatang, meskipun jalurnya bergantung pada bagaimana dolar bergerak dan data zona euro. Hari ini diperkirakan menjadi peluang turun yang lebih kuat dibandingkan besok karena evaluasi terhadap prospek makro Zona Euro. Rilis data IMP zona euro bisa menjadi katalis utama untuk memperkuat narasi pelemahan EUR.

Faktor Fundamental yang Menggerakkan EUR/USD

Faktor utama yang mendorong EUR/USD adalah dinamika kebijakan global terkait tarif dan risiko geopolitik. Greenland deal yang mengurangi risiko tarif menjadi faktor pendukung bagi euro, meskipun dampaknya terhadap euro tetap terbatas jika dolar tetap kuat. Secara keseluruhan, sentimen pasar tetap sensitif terhadap pembaruan kebijakan dan negosiasi perdagangan di berbagai wilayah.

Perubahan posisi dolar AS menjadi driver utama gerak pasangan mata uang ini. Ketika USD menguat, EURUSD cenderung menurun karena euro menghadapi tantangan di zona euro dan pergeseran arus modal. Di sisi lain, kembalinya pembeli dolar menunjukkan bahwa risiko eksternal masih bisa memicu volatilitas jangka pendek, meskipun saat ini fokus utama tetap pada dolar.

Analisis jangka pendek menunjukkan ada peluang pelemahan lebih lanjut menuju 1.1600 jika momentum dolar tetap kuat dan data makro zona euro tidak segera membaik. Rilis IMP zona euro dan evaluasi prospek makro dapat memperkuat narasi pelemahan euro, sementara data yang lebih kuat dari zona euro bisa mengurangi tekanan turun. Investor sebaiknya memantau perkembangan kebijakan dan data ekonomi sebagai trigger utama.

Strategi Perdagangan dan Proyeksi Singkat

Strategi yang disarankan adalah mengikuti arah pelemahan EUR dengan konfirmasi teknikal. Entry short dekat level saat ini bisa dipertimbangkan dengan manajemen risiko jelas, mengingat arah pasar yang didorong oleh dolar. Disarankan untuk memonitor level kunci dan menyesuaikan posisi saat harga bergerak.

Untuk skenario yang disebutkan, rekomendasi risiko-imbalan minimal 1:1.5 dapat diadopsi. Rencana trading bisa menargetkan TP di 1.1600 dengan stoploss di 1.1720, sehingga jarak potensi keuntungan relatif lebih besar dibanding risiko. Dengan open di 1.1680, rasio potensi keuntungan terhadap kerugian memenuhi standar minimal yang disyaratkan.

Selain skenario utama, ada risiko pembalikan jika EUR berhasil menembus kembali di atas 1.170–1.173. Pergerakan itu bisa menandakan perubahan sentimen dan memberikan sinyal untuk beberapa peluang pembalikan. Pelaku pasar disarankan untuk tetap berhati-hati dan menimbang data makro yang akan datang sebelum mengambil keputusan posisi baru.

broker terbaik indonesia