Laporan Commerzbank, disusun oleh Erik Liem dan Rainer Guntermann, menyoroti pergeseran fokus pasar kembali ke dinamika Eropa setelah keputusan kebijakan The Fed. Pasar menilai bahwa arus likuiditas dan ekspektasi suku bunga global akhirnya menimbang kembali pada kebijakan bank sentral Eropa. Sinyal ini terlihat dari EUR yang mencoba menembus sisi atas sembari pelaku pasar menimbang arah kebijakan ECB yang akan dirilis menjelang rapat Dewan berikutnya.
Di tengah suasana global yang masih rapuh, panduan akhir ECB menjadi faktor kunci yang dapat menenangkan atau menambah ketidakpastian bagi pasangan EURUSD. Pasar mencoba mengurai bagaimana ECB akan menyeimbangkan inflasi, pertumbuhan, dan dinamika fiskal di wilayah euro, sambil memantau bagaimana risiko politik mempengaruhi kepercayaan investor. Ketidakpastian kebijakan membuat momentum jangka pendek cenderung responsif terhadap komentar pejabat dan laporan ekonomi.
Di luar dinamika moneter, berita politik juga menjadi sumber volatilitas. Laporan menyoroti potensi judul politik yang bisa mengguncang sentimen pasar, sementara buletin bulanan Kementerian Keuangan Jerman dan konferensi pers Menteri Luar Negeri UE dipantau sebagai petunjuk arah kebijakan dan geopolitik. Pada akhirnya, sesi perdagangan saat ini cenderung tenang namun tetap rentan terhadap kejutan berita utama.
Kebijakan ECB tetap menjadi poros utama, karena panduan kebijakan yang akan dirilis menjelang rapat Dewan minggu depan berpotensi menyisakan sinyal hawkish maupun dovish. EURUSD dipersiapkan untuk bereaksi terhadap bagaimana ECB menyeimbangkan respons terhadap inflasi dan pertumbuhan di zona euro. Pelaku pasar mencoba memposisikan diri terhadap kemungkinan perubahan tempo kebijakan yang bisa mengubah arah pasangan mata uang utama ini.
Di tengah keramaian pasar global, komentar pejabat tetap relevan untuk meraba arah kebijakan. Misalnya, keterangan dari pejabat AS seperti Bessent yang menegaskan tidak ada intervensi di pasar Dollar-Yen, sehingga tekanan spekulatif terhadap FX berkurang. Hal ini menciptakan suasana lebih tenang bagi trader untuk fokus pada komunikasi kebijakan ECB tanpa gangguan eksternal yang besar.
Hasil akhir keputusan ECB akan sangat bergantung pada bagaimana bank sentral menyampaikan jalur kebijakan ke depan. Jika komunikasinya memberi sinyal pelonggaran dalam beberapa kuartal ke depan, EUR bisa menunjukkan ketahanan yang lebih baik; sebaliknya, jika nada kebijakan lebih tegas, ada risiko koreksi dalam jangka menengah.
Berita politik tetap menjadi faktor penting yang dapat memicu respons volatil di pasar FX. Perkembangan fiskal Jerman, pernyataan pejabat EU, dan dinamika geopolitik regional dapat mempengaruhi kepercayaan investor dan arah pasangan EURUSD. Investor disarankan memantau rilis data pemerintah serta komentar terkait kebijakan luar negeri untuk mengantisipasi potensi kejutan.
Meski ada beberapa saat ketenangan, risiko intervensi mata uang dan komentar kebijakan tetap bisa muncul. Pengurangan tekanan intervensi FX menurut beberapa pejabat bisa memperkuat skenario konsolidasi, meski tetap ada peluang pergerakan tajam jika ECB mengubah nada komunikasinya secara signifikan. Skenario dasar tetap menekankan kehati-hatian dan manajemen risiko yang disiplin.
Secara umum, orientasi pasar bergantung pada bagaimana ECB memberi pedoman pada jalur kebijakan, termasuk apakah risiko geopolitik akan menekan euro atau justru mendorongnya lebih tinggi. Pasar FX diharapkan tetap sensitif terhadap komunikasi bank sentral, rilis data ekonomi, serta dinamika politik regional yang bisa mengubah panorama likuiditas dan volatilitas dalam beberapa minggu mendatang.