Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga Lebih Lama: Ketidakpastian Waktu dan Besar Pemotongan di Pasar Global

trading sekarang

Fed Diperkirakan Tahan Suku Bunga Lebih Lama: Ketidakpastian Waktu dan Besar Pemotongan di Pasar Global

Analisis TD Securities menegaskan bahwa Fed kemungkinan menahan kebijakan lebih lama, sehingga ketidakpastian di pasar bergeser pada timing dan jumlah pemotongan di masa mendatang. Molly Brooks (McGown) menekankan bahwa dinamika ini membuat investor fokus pada arah kebijakan daripada gerak harga jangka pendek. Cetro Trading Insight menyoroti bahwa komunikasi bank sentral menjadi kunci untuk menilai sinyal pasar keuangan di kuartal berikutnya.

Pasar saat ini memperkirakan adanya pemotongan moderat untuk bulan Maret dan April 2026, namun terdapat ruang untuk meredam ekspektasi terhadap pemotongan di bulan April. Laporan tersebut menunjukkan bahwa investor mencoba menilai seberapa besar peluang pemotongan lebih lanjut akan terjadi, atau seberapa cepat itu akan dihadirkan. Perubahan harga durasi ini mencerminkan kepekaan terhadap data ekonomi terbaru dan pernyataan dari pejabat Fed.

Terminal rate tetap berada di sekitar 3,1% sejak pertengahan 2025, artinya langkah Fed masih berada pada level yang relatif tinggi namun stabil. Dalam konteks ini, ketidakpastian mengenai langkah berikutnya semakin menonjol karena data ekonomi yang terus berubah. Dengan data pekerjaan dan inflasi yang bisa berubah, skenario yang lebih banyak atau lebih sedikit pemotongan bisa muncul.

Setelah rilis data Non-Farm Payroll (NFP) Januari, pasar mencatat bahwa harga pasar menempatkan sekitar 2 basis poin pemotongan pada Maret dan sekitar 5 basis poin pada April. Namun rentang waktu antara data dan rapat Fed bulan Maret menambah elemen kejutan. Investor juga mempertimbangkan faktor-data ke depan untuk memprediksi bagaimana jalannya kebijakan akan berkembang.

Secara historis, pasar sering menilai tindakan Fed secara akurat. Sejak 2025, ketidaktepatan harga terhadap aksi Fed paling besar hanyalah sekitar 2bp. Untuk rapat-rapat ketika Fed menahan suku bunga, selisihnya rata-rata hanya 0,6bp selama 5 tahun terakhir, menunjukkan tingkat akurasi yang relatif tinggi pada pola tersebut.

Dengan Fed mungkin menahan lebih lama, timing dan jumlah pemotongan menjadi semakin tidak pasti bagi pelaku pasar. Banyak data ekonomi yang akan datang dipandang sebagai kunci untuk mengonfirmasi arah kebijakan. Skenario yang beragam meningkatkan kebutuhan manajemen risiko bagi investor.

Imbalan Risiko dan Strategi Sinyal di Pasar

Artikel ini menyoroti pentingnya memahami bahwa pernyataan Fed bisa memicu pergerakan berbeda pada indeks global. Investor mungkin mencari peluang untuk memanfaatkan pergeseran ekspektasi dengan pendekatan fundamental. Cetro Trading Insight menekankan pentingnya menilai kondisi likuiditas dan volatilitas saat menimbang langkah selanjutnya.

Data NFP Januari memicu revisi potongan harga dalam ekspektasi pasar, sehingga beberapa pelaku pasar mempertimbangkan strategi untuk mengikuti gerak nilai indeks. Namun, perubahan besar tergantung pada data pekerjaan yang akan datang dan pernyataan pejabat Fed yang relevan. Pelaku pasar sebaiknya berhati-hati dan menghindari overtrading karena dinamika pasar yang cepat berubah.

Secara sinyal trading, artikel ini tidak menyodorkan instrumen spesifik, sehingga sinyal tidak bisa diterapkan. Oleh karena itu, sinyal yang diberikan adalah 'no' dengan level null. Rekomendasi untuk trader adalah mengikuti rilis data ekonomi, pernyataan pejabat Fed, dan perubahan kurva imbal hasil untuk menginformasikan keputusan.

broker terbaik indonesia