GBP/JPY Rebound Terbatas: Fokus Teknis pada Kisaran 209.60–209.65

GBP/JPY Rebound Terbatas: Fokus Teknis pada Kisaran 209.60–209.65

trading sekarang

GBP/JPY menunjukkan pemulihan positif pada Selasa, meskipun tetap terjebak dalam kisaran yang familiar. Menurut laporan dari Cetro Trading Insight, permintaan terhadap aset safe-haven menurun, dan sentimen terhadap Yen Jepang melemah akibat masalah fiskal Jepang, yang mendukung pasangan mata uang silang ini. Ketidakpastian antara kebijakan BoJ dan BoE juga membatasi langkah harga secara spot.

Secara teknikal, pasangan ini bergerak dalam kisaran sekitar dua pekan saat ini, sehingga trader yang agresif perlu berhati-hati. Level kunci berada di sekitar batas horizontal 209.60-209.65, yang menjadi acuan untuk konfirmasi bahwa koreksi dari puncak tertinggi sejak Juli 2008 telah selesai. Peluang untuk pergerakan lebih lanjut akan terbuka jika harga menembus zona itu secara berkelanjutan.

Pasar kini menunggu pandangan BoE melalui sesi Monetary Policy Report hearings, karena komentar Gubernur Andrew Bailey dan anggota MPC dapat memberi dampak pada arah GBP. Selain itu, sentimen risiko global secara keseluruhan menjadi kunci bagi peluang trading jangka pendek GBP/JPY. Secara umum, konteks fundamental yang beragam membuat langkah selanjutnya perlu konfirmasi melalui aksi harga yang jelas.

Permintaan terhadap aset aman menurun sejalan dengan stabilnya volatilitas pasar saham pasca volatilitas terkait tarif AS yang berkurang. Dalam konteks ini, Yen Jepang menghadapi tekanan lemah akibat masalah fiskal Jepang yang dapat mempersulit prospek kebijakan. Ada ekspektasi bahwa pemerintah Jepang akan mengumumkan stimulus tambahan untuk membantu ekonomi, sehingga tekanan pada JPY tetap terjaga.

Selain itu, data pertumbuhan Q4 Jepang yang lemah menambah keraguan tentang kenaikan suku bunga BoJ untuk waktu dekat. Ekspektasi kebijakan ini membuat JPY cenderung melemah terhadap GBP, menciptakan potensi bagi GBP/JPY untuk memburu peluang teknikal. Pasar juga mempertimbangkan dinamika antara BoJ dan BoE yang bisa membatasi pergerakan pasangan ini di jangka menengah.

Di samping faktor domestik, risiko geopolitik tetap menjadi faktor pendukung yang bisa membatasi kerugian lebih lanjut bagi Yen sebagai aset safe-haven. Spekulasi bahwa otoritas bisa turun tangan untuk menahan pelemahan JPY turut menjaga potensi pergerakan pasangan ini agar tidak terlalu ekstrem. Hal ini menambah kehati-hatian bagi para trader yang mencoba memproyeksikan arah jangka pendek.

Dalam kerangka trading, para pelaku pasar disarankan memantau penembusan konsisten di atas 209.60-209.65. Breakout di zona tersebut bisa menandai kelanjutan tren naik, sementara kegagalan menembusnya dapat memperkuat asumsi konsolidasi. Fokus utama adalah bagaimana pasar merespons rilis data dan komentar kebijakan BoJ-BoE dalam beberapa hari ke depan.

Rencana aksi praktis meliputi menunggu konfirmasi aksi harga di atas barrier tersebut melalui penutupan harian yang berkelanjutan, menilai risiko dengan rasio risiko/imbalan minimal 1:1.5, serta mempertimbangkan dampak sentimen risiko global terhadap GBP. Sambil menunggu, trader dapat menimbang opsi untuk hedging atau posisi netral jika volatilitas meningkat.

Secara keseluruhan, pendekatan yang disarankan lebih ke arah teknikal dengan kehati-hatian yang tinggi, mengingat adanya divergence kebijakan BoJ-BoE dan respons pasar terhadap data ekonomi. Meskipun ada sinyal teknis yang mendukung, keputusan akhir sangat bergantung pada aksi harga yang menembus level kunci. Jika barrier tidak berhasil ditembus, sinyal trading untuk saat ini sebaiknya dinilai kembali.

broker terbaik indonesia