GBP/JPY Tertekan oleh Sinyal Hawkish BoJ, BoE Masih Belum Jelas

GBP/JPY Tertekan oleh Sinyal Hawkish BoJ, BoE Masih Belum Jelas

Signal GBP/JPYSELL
Open211.400
TP208.400
SL213.400
trading sekarang

GBP/JPY Tertekan oleh Sinyal Hawkish BoJ, BoE Masih Belum Jelas

Laporan Cetro Trading Insight menunjukkan GBP/JPY mencoba bertahan mendekati 211,40 setelah sinyal hawkish dari BoJ meningkatkan permintaan terhadap yen. Narasi kebijakan BoJ, terutama dari Hajime Takata, memperkuat ekspektasi bahwa laju suku bunga bisa dinaikkan lagi jika kondisi ekonomi mendukung. Para pelaku pasar juga menimbang bagaimana data ekonomi terbaru akan mempengaruhi jalur kebijakan ke depan.

Takata menegaskan perlunya gear shift pada kebijakan suku bunga dan menekankan bahwa langkah lanjutan akan disesuaikan dengan kondisi harga dan volatilitas pasar. Pernyataan tersebut meningkatkan fokus pada risiko divergensi kebijakan antara Jepang dan ekonomi utama lainnya, yang bisa memicu volatilitas lebih lanjut di pasar FX. Sinyal ini memberi dolar Jepang kapasitas untuk menjaga gain relatif terhadap GBP meskipun sentimen global masih rapuh.

Gubernur BoJ Kazuo Ueda juga menyampaikan bahwa data masuk pada Maret dan April akan menentukan jalur kebijakan. Pasar swap mencatat peluang kenaikan 25 basis poin pada Maret sangat kecil, sementara peluang kenaikan di April tetap signifikan. Kedua pejabat tersebut menegaskan bahwa kombinasi data ekonomi dan dinamika keuangan global akan menjadi penentu arah langkah kebijakan berikutnya.

Di sisi lain, ekspektasi terhadap BoE cenderung menambah risiko pemotongan suku bunga di Inggris. Bailey menekankan bahwa keputusan pada pertemuan Maret masih menjadi pertanyaan yang benar-benar terbuka, sehingga pasar menimbang berbagai skenario kebijakan. Kondisi ini memberi GBP tekanan lebih lanjut terhadap pasangannya dengan yen.

Pergerakan ini menumbuhkan pemikiran bahwa jalur kebijakan BoE bisa lebih panjang daripada BoJ, sehingga GBP/JPY berpotensi melemah jika sinyal hawkish BoJ tetap dominan di pasar. Penggerak utama pasar menjelang data ekonomi utama AS dan UK menambah volatilitas, meski sinyal internasional menunjukkan dinamika yang tidak seragam.

Bagi trader, level 211,40 menjadi acuan teknikal penting untuk rencana trading. Strategi jual dengan take profit sekitar 208,40 dan stop loss sekitar 213,40 sejalan dengan prinsip risiko-keuntungan minimal 1:1,5. Artinya, potensi penurunan lebih besar dibandingkan risiko, sesuai dengan analisa fundamental yang disajikan oleh Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia