GBP/JPY tertekan, yen menguat ke level terendah multi-minggu di tengah optimisme kebijakan Jepang dan ekspektasi BoE

GBP/JPY tertekan, yen menguat ke level terendah multi-minggu di tengah optimisme kebijakan Jepang dan ekspektasi BoE

Signal GBP/JPYSELL
Open209.250
TP206.000
SL211.000
trading sekarang

GBP/JPY akhirnya turun ke level terendah multi-minggu, menunjukkan tekanan yang bertambah akibat penguatan yen menyeluruh. Pergerakan ini menegaskan bagaimana sentimen risiko global tetap memihak mata uang yen sebagai perlindungan. Dalam beberapa sesi terakhir, parameter teknikal juga mendukung konsolidasi di bawah level psikologis utama.

Sentimen terhadap yen diperkuat setelah hasil pemilihan umum Jepang dan kemenangan tegas bagi perdana menteri Sanae Takaichi. Investor menimbang kemungkinan paket stimulus besar sebesar ¥21 triliun dan potensi penangguhan konsumsi pajak untuk makanan. Meski ada kekhawatiran, optimisme terhadap agenda kebijakan dan prospek pertumbuhan masih menopang aset Jepang.

Di pihak Inggris, tekanan pound terlihat berkurang karena dinamika politik, meski kebijakan moneter masih menjadi fokus. Ekspektasi pemangkasan suku bunga Bank of England mulai menguat, setelah Bank Rate bertahan di 3.75 persen dalam pertemuan terakhir. Para pelaku pasar menilai jalur pelonggaran akan mendasar pergerakan GBP terhadap pasangan berisiko tinggi seperti GBPJPY.

Secara kebijakan, BoJ cenderung melanjutkan jalur normalisasi secara bertahap meski beberapa data ekonomi akan memicu volatilitas sesaat. Pasar melihat bahwa arah kebijakan BoJ tetap pada normalisasi, dengan nada yang lebih hawkish pada beberapa peluang kenaikan suku bunga. Hal ini menjaga yen tetap unggul terhadap mata uang utama di jangka pendek.

Di Inggris, BoE tetap menjadi fokus karena ekspektasi pelonggaran suku bunga mulai tumbuh seiring pembacaan inflasi. Pasar menilai pemangkasan bisa datang lebih cepat dari perkiraan jika data ekonomi menunjukkan perlambatan. Dalam konteks ini, pergerakan GBP terhadap pasangan berisiko terpengaruh secara signifikan.

Data ekonomi utama seperti GDP Inggris dan produksi industri menjadi fokus pasar, dengan rilis yang dijadwalkan beberapa hari mendatang. Investor menilai sinyal pertumbuhan ekonomi akan memulai ulang siklus kebijakan bank sentral asing. Dinamika ini menjaga volatilitas GBPJPY tetap tinggi menjelang data rilis.

Dengan latar tersebut, peluang trading pada GBPJPY lebih condong ke posisi jual dalam kerangka jangka pendek. Yen yang tetap kuat dan dinamika kebijakan cenderung menjaga Pound tertekan terhadap yen. Trader tetap dihadapkan pada risiko kembalinya volatilitas jika data ekonomi berbeda dari ekspektasi.

Rencana entry dan manajemen risiko: open sekitar 209.25, target keuntungan sekitar 206.00, dan stop loss di sekitar 211.00. Rasio risiko-imbalan mendekati 1.86 untuk skema ini, memenuhi kriteria minimal 1:1.5. Sesuaikan ukuran posisi dengan ukuran akun masing-masing.

Catatan manajemen risiko: volatilitas politik dan data ekonomi akan menjadi penentu arah; awasi rilis GDP Inggris dan produksi industri. Jika data mengecewakan, GBPJPY berpeluang menembus lebih rendah; jika BoJ mengubah nada kebijakan, posisi bisa dilindungi. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight.

broker terbaik indonesia