GBP/JPY berada di sekitar 208.80 saat ini, seiring yen Jepang menguat sebagai respons terhadap dinamika kebijakan global. Putusan Pengadilan Supreme Court AS terkait kebijakan tarif Trump meningkatkan permintaan terhadap aset safe-haven seperti Yen. Pasar juga mengevaluasi bahwa ekspektasi BoJ untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat memberikan dukungan pada JPY.
Di sisi lain, data Ritel Inggris dan PMI S&P Global Februari memberi gambaran positif mengenai kinerja domestik, sehingga pound mendapat dorongan meski konteks risiko global tetap tinggi. Hal ini mendorong investor untuk menimbang kemungkinan perubahan kebijakan Bank of England.
Investors menantikan komentar dari anggota MPC Bank of England, Alan Taylor, dalam sesi fireside chat untuk mendapatkan petunjuk baru mengenai outlook suku bunga. Taylor adalah salah satu dari beberapa anggota yang pada akhirnya mendukung pelonggaran 25 basis poin.
Secara teknis, GBP/JPY diperdagangkan di bawah rata-rata pergerakan eksponensial 20 hari sekitar 210.18, menunjukkan bias turun yang masih dominan meskipun ada upaya rebound. Kondisi ini mencerminkan tekanan jual yang tetap kuat di balik pergerakan harga.
RSI 14 hari sekarang berada di atas 40 setelah sebelumnya berada dalam kisaran 20-40, mengisyaratkan pelemahan momentum bearish meski tren utama tetap negatif. Momentum bearish masih relevan, dan pemulihan singkat belum mengubah gambaran umum pasar.
Perubahan kemiringan EMA 20-hari menunjukkan tekanan jual pada rebound, dan level support utama terlihat di sekitar 206.20 jika harga gagal menahan low 207.24 pada 17 Februari. Analisa teknis ini menekankan area kunci untuk pengelolaan risiko trader.
Dari sudut pandang teknikal, peluang jual tergolong jelas saat harga bergerak rendah dan tetap berada di bawah level penting. Trader bisa memperhatikan area sekitar 208.80 sebagai titik entri jika konfirmasi tekanan turun berlanjut. Hal ini didorong oleh respons pasar terhadap dinamika data domestik dan kebijakan bank sentral.
Rencana manajemen risiko mencakup open sekitar 208.80, stop loss di 210.50, dan target profit di 206.20. Rasio risiko/imbalan diperkirakan sekitar 1:1,5, sehingga potensi keuntungan mendukung pendekatan yang lebih terukur. Trader dianjurkan mengikuti konfirmasi teknikal dan berita terkait sebelum mengambil keputusan.
Analisa ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk membantu pembaca memahami dinamika GBP/JPY dan mengelola risiko secara lebih terstruktur. Pembaca dianjurkan melakukan verifikasi sendiri dengan data pasar terkini sebelum mengambil keputusan. Artikel ini tidak merupakan saran finansial langsung.