
Gubernur Bank of England, Andrew Bailey, menegaskan bahwa kenaikan suku bunga tidak perlu dipercepat begitu saja. Meski ada risiko inflasi tetap di atas target, kelemahan ekonomi dan ketidakpastian mengenai dampak perang di wilayah Iran membuat kebijakan tepat sasaran.
Bailey menyatakan bahwa toleransi terhadap inflasi di atas target bisa diterima sementara waktu, namun sinyal pertama dari efek gelombang kedua akan memicu pengetatan lebih lanjut. Sinyal ini menekankan bahwa kebijakan akan dipetakan secara hati-hati.
Kondisi pasokan energi menjadi faktor penting bagi UK yang sangat bergantung pada impor minyak. Jika gangguan pasokan meningkat, pertumbuhan ekonomi bisa tertekan meski ada tekanan inflasi. Pasar menanti rilis data ekonomi untuk melihat bagaimana risiko energi mempengaruhi kebijakan.
Di sisi dolar AS, indeks dolar DXY bergerak datar menjelang pekan data Nonfarm Payrolls May. Investor menilai peluang kebijakan Federal Reserve berdasarkan data tenaga kerja dan aktivitas ekonomi.
GBP menguat terhadap beberapa mata uang utama meski secara umum kurs sekitar 1.3455 USD pada sesi Eropa. Pergerakan ini mencerminkan keseimbangan antara pandangan BoE yang hati-hati dan ekspektasi pasar terhadap respons kebijakan AS ketika data NFP akan dirilis.
Investors menunggu rilis data ISM Manufacturing PMI May dan data NFP May untuk konfirmasi arah ekonomi AS dan kekuatan pasar tenaga kerja. Ketidakpastian geopolitik terkait konflik regional juga menambah volatilitas pasar mata uang secara global.
Secara teknikal, pasangan GBP USD dapat mengikuti jalur kenaikan jika data ekonomi Inggris mendukung daya tahan ekonomi dan respons kebijakan BoE. Analisis teknikal membentuk opini bahwa tekanan inflasi global dan dinamika likuiditas pasar turut membentuk arah jangka pendek.
Namun, risiko eksternal seperti volatilitas harga energi dan perkembangan konflik regional dapat membatasi kenaikan. Trader disarankan mengamati level resistensi dekat 1.3565 hingga 1.3600 dan level support sekitar 1.3380 untuk menyusun rencana trading yang robust.
Rencana perdagangan yang disarankan adalah posisi buy pada peluang breakout halus di sekitar 1.3455 dengan target sekitar 1.3568 dan stop loss di 1.3380. Rasio risiko terhadap imbalan mencapai sekitar 1 banding 1,5, dengan manajemen risiko ketat dan penyesuaian terhadap volatilitas harian.