BBH menilai Pound tertekan setelah GDP Inggris kuartal keempat yang lemah dirilis. Analisis dari Elias Haddad menegaskan bahwa data tersebut memperkuat ekspektasi pemotongan suku bunga BOE. Investor menimbang dampak kebijakan ini terhadap pergerakan pasangan GBPUSD dan pasar valuta asing secara umum.
Pasar menilai peluang pemotongan suku bunga di pertemuan Maret sangat tinggi. Mereka memperkirakan total pelonggaran sekitar 50 basis poin dalam 12 bulan ke depan. Kejutan data negatif baru-baru ini menambah kebutuhan bagi kebijakan moneter yang lebih ekspansif.
Kurva swap menunjukkan sekitar 74% peluang untuk potongan 25 basis poin menjadi 3.50% pada pertemuan 19 Maret. Analis menilai bahwa pemotongan lebih lanjut mungkin diperlukan untuk menahan pelambatan ekonomi. Namun, para investor tetap memantau data UK berikutnya seperti tenaga kerja, CPI, ritel, dan PMI untuk menimbang arah GBP. Artikel ini dipersembahkan oleh Cetro Trading Insight.
Data tenaga kerja, CPI, penjualan ritel, dan PMI akan menjadi penentu utama kebijakan BOE dan arah GBP. Rilis data ini dapat mengubah narasi pasar volatilitas GBP dalam beberapa sesi perdagangan. Investor menilai bagaimana angka tersebut akan mempengaruhi ekspektasi pasar terhadap jalur pemotongan suku bunga.
Pertumbuhan yang lebih lemah mendukung kasus pemotongan lebih lanjut. Banyak data UK utama berpotensi memicu revisi pada pandangan pasar tentang jadwal kebijakan BOE. Hal ini membuat pasangan GBPUSD rentan terhadap pergerakan besar jika data menimbulkan reaksi yang kuat.
Indikator utama seperti CPI inti dan CPI headline diperkirakan turun menuju target. Unemployment diperkirakan berada di 5.1% untuk bulan Desember, tidak berubah untuk bulan ketiga berturut-turut. Upah sektor swasta y/y diperkirakan melambat menjadi sekitar 3.4%, level terendah sejak November 2020.
Ekspektasi pemotongan BOE dan dinamika data makro meningkatkan volatilitas GBP. Trader perlu mengatur manajemen risiko dengan cermat dan menyesuaikan posisi sesuai perubahan data. Arah pergerakan GBP tergantung pada bagaimana data UK mendatang mempengaruhi jalur kebijakan BOE.
Rilis penjualan ritel Januari dan PMI Februari akan menjadi pembaruan kunci. Data ini bisa memperbarui pandangan investor terhadap kekuatan ekonomi Inggris. Pergerakan GBPUSD bisa meningkat dalam tempo singkat jika data mengonfirmasi pelemahan.
Untuk trader, fokus pada manajemen risiko dan definisi target keuntungan. Jika ada sinyal teknikal kunci, seperti level resistensi dan support, peranannya menjadi krusial. Secara umum, risiko terhadap GBP meningkat dengan ekspektasi pelonggaran, sehingga pola trading harus memperhatikan rasio risk/reward minimal 1:1.5. Artikel ini dipersembahkan oleh Cetro Trading Insight.