GBP/USD melemah karena ekspektasi dovish BoE dan dinamika dolar. Pasangan ini tertekan ketika pasar mempertimbangkan kemungkinan dua hingga tiga potongan suku bunga dari BoE dalam beberapa pertemuan mendatang. Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight untuk pembaca yang ingin memahami konteks pasar.
Anggota MPC seperti Alan Taylor menilai risiko pada pasar tenaga kerja bisa memburuk meski inflasi diperkirakan akan normal kembali. Ia memperkirakan bahwa ada potensi dua sampai tiga pemotongan suku bunga sebelum mencapai tingkat netral. Komentar tersebut meningkatkan nuansa dovish di pasar obligasi dan mata uang.
Data pekerjaan Inggris dan CPI terbaru menunjukkan kenaikan pengangguran dan pertumbuhan inflasi yang moderat. Kondisi ini memperkuat tekanan pada GBP/USD dan memperkuat narasi bahwa BoE bisa melanjutkan penurunan suku bunga. Investor tetap memantau perkembangan kebijakan sambil menimbang risiko ekonomi nasional.
Secara teknikal, GBP/USD turun tipis ke sekitar 1.3470 selama sesi Eropa. RSI 14-hari berada di sekitar 40, menunjukkan momentum yang lemah. Pelaku pasar mencari arah jangka pendek sambil menanti konfirmasi dari level kunci.
EMA 20-hari bergerak menurun dan berada di atas harga saat ini, membatasi rebound dan mempertahankan nada pesimis dalam jangka pendek. Level resistance di sekitar 1.3561 masih menjadi penghalang yang perlu ditembus untuk catatan rebound yang lebih kuat. Sinyal teknikal mengisyaratkan bahwa upside belum kuat tanpa konfirmasi breakout.
Kondisi teknikal membangun dua skenario utama. Penutupan di bawah 1.3434 berisiko menekan harga menuju 1.3344 jika tekanan berlanjut. Sebaliknya, pergerakan di atas 1.3561 bisa membuka peluang rebound, namun validasi lebih lanjut diperlukan untuk melampaui bias turun.