Menurut Cetro Trading Insight, OCBC menyatakan emas memperpanjang rebound dengan kembali ke atas level 5.220, sembari pasar menilai ulang ketidakpastian tarif dan risiko geopolitik. Permintaan sebagai aset pelindung nilai tetap kuat di tengah kekhawatiran fragmentasi perdagangan dan potensi spillover inflasi. Pergerakan harga menggambarkan perubahan ekspektasi kebijakan akibat dinamika global.
Penurunan harga pada akhir Januari dianggap sebagai normalisasi, bukan pembalikan tren yang bersifat struktural. Pemulihan sekitar 5% dari rendah minggu lalu di sekitar 4.960 menandakan re-pricing terhadap ketidakpastian kebijakan tarif. Analisis teknikal menegaskan bahwa pergerakan ini bisa melanjutkan jika tekanan dari risiko geopolitik menahan laju pasar.
Risiko eskalasi antara AS dan Iran tetap menjadi pendorong utama, menjaga permintaan safe-haven tetap kuat. Pasar juga menimbang potensi gangguan rantai pasokan, pertumbuhan global, dan transisi inflasi yang terkait perdagangan. Sinyal fundamental ini berpadu dengan penilaian teknikal bahwa zona 5.050–5.150 menjadi penopang utama dalam jangka pendek.
Secara teknikal, pembalikan harga di atas zona 5.050–5.150 menandai pergeseran bias jangka pendek ke sisi atas. Momentum bearish pada grafik harian meredup dan RSI menunjukkan pemulihan kekuatan. Level resistance terdekat berada di sekitar 5.230–5.250, di mana tembusannya bisa membuka tes ulang ke 5.350.
Penguatan ini didorong oleh re-pricing terhadap risiko geopolitik dan trade tensions, sementara ketertarikan pada aset safe-haven turut mendukung reaksi teknikal positif. Penilaian ini konsisten dengan pergerakan harga yang telah menembus level kunci, memberi peluang bagi para trader untuk memanfaatkan retracement bullish. Namun, pergerakan di bawah zona 5.150 bisa menjadi sinyal untuk menilai kembali arah.
Dalam konteks risiko makro, para investor memantau keterangan pendapat kebijakan bank sentral, kinerja chip, serta potensi negosiasi AS-Iran. Market secara umum menilai bahwa yield turun mendukung emas sebagai lindung nilai. Seiring itu, tekanan pada kontrak berjangka USD bisa memicu gerak harga lebih lanjut, terutama jika ketegangan meningkat.
Rekomendasi trading diminta dengan mempertimbangkan sinyal fundamental dan teknikal secara bersamaan. Bias bullish tetap terjaga asalkan emas berhasil menembus 5.230–5.250, sehingga potensi pergerakan menuju 5.350 menjadi lebih mungkin. Trader disarankan untuk mengatur risiko melalui stop di sekitar 5.150 jika ingin menjaga rasio risiko-imbalance minimal 1:1.5.
Setup perdagangan yang diusulkan adalah membeli XAUUSD dengan open 5.228, target 5.350, stop 5.150. Sinyal beli dipicu oleh closing di atas 5.230–5.250 dan momentum RSI yang mendukung. Pastikan untuk mengikuti manajemen risiko dan meninjau berita fundamental yang bisa merubah sentimen pasar.
Peringatan bahwa jika sentimen risk-off melemah, gambar bisa berubah; berita geopolitik maupun data ekonomi global bisa menggeser level teknikal utama. Oleh karena itu trader perlu memantau peristiwa pasar secara berkala dan menyesuaikan level TP serta SL sesuai perkembangan harga. Dalam skenario ekstrem, volatilitas bisa melonjak dan memicu pembalikan arah meskipun analisis saat ini menunjukkan peluang kenaikan.