Faktor utama yang menekan GBP/USD adalah kombinasi pengetatan ekspektasi terhadap pemotongan suku bunga Fed dan dominasi USD. Pasar menilai bahwa langkah-langkah kebijakan Bank Sentral AS cenderung lebih ketat dibandingkan rekan globalnya, sehingga USD menguat ke level yang memberikan tekanan pada pasangan mata uang utama. Di sisi lain, ekspektasi terhadap pemangkasan suku bunga BoE menjelang pertemuan kebijakan di Maret menambah beban bagi Sterling. Analisa pasar menunjukkan bahwa sentimen ini memperkuat tren penurunan pasangan ini.
Investor menantikan rilis Advance US Q4 GDP dan PCE Price Index untuk petunjuk baru mengenai arah kebijakan Fed. Data tersebut diharapkan bisa mengubah dinamika harga dolar dalam kerangka waktu pendek. Jika hasilnya mengecewakan, dolar dapat tetap kebal terhadap kerugian dan GBP akan beruang lebih banyak.
Kondisi teknikal juga mendukung kelemahan GBP. Pembalikan teknikal yang terjadi setelah tembusnya level resistance-turned-support di kisaran 1.3530–1.3520 menambah narasi negatif jangka pendek. Meski demikian, pasar tetap mengawasi peluang rebound jika data AS menampilkan kejutan positif, namun gambaran utama tetap menurun.
Secara teknikal, pola pergerakan GBP/USD menunjukkan tren turun yang berlanjut menuju kisaran terendah beberapa minggu. Harga berkutat di sekitar 1.34 dalam sesi Asia menunjukkan tekanan jual yang signifikan dan kemajuan menuju support psikologis di bawah 1.34. Indikator teknis memberikan sinyal negatif seiring penurunan momentum.
Reaksi pasar terhadap data ekonomi AS yang akan datang menjadi salah satu faktor penentu arah. Jika data GDP dan PCE mengecewakan, dolar berpotensi menguat lebih lanjut, memasukan GBP/USD pada jalur penurunan yang lebih panjang. Investor juga memperhatikan pergeseran ekspektasi kebijakan BoE yang bisa memperlambat penguatan sterling.
Gambaran teknis lebih luas menunjukkan risiko pelemahan lebih lanjut jika support utama ditembus, meskipun peluang pembalikan sesaat tetap ada. Trader disarankan memperhatikan level kunci untuk menghindari breakout mendadak dan mengelola risiko secara ketat.
Bagi trader, narasi utama adalah jual GBP/USD karena dukungan USD yang kuat dan harapan BoE yang lebih dovish. Strategi short di kisaran harga saat ini sejalan dengan pola pasar yang sedang terjadi, dengan evaluasi risiko yang cermat.
Sinyal trading berdasarkan analisis faktor fundamental dan beberapa konfirmasi teknis menunjukkan peluang bearish yang lebih terukur. Disiplin pengelolaan risiko dan penetapan stop loss serta target sangat penting untuk menjaga modal.
Menurut Cetro Trading Insight, fokus utama adalah mematuhi manajemen risiko dan mengikuti rilis data ekonomi AS secara rencana. Pemantauan berkelanjutan terhadap tanda-tanda perubahan kebijakan dan pergerakan likuiditas pasar akan membantu mengatur posisi secara lebih efektif.