BUY
1488
1525
1470
USDKRW adalah pasangan mata uang yang mengukur nilai tukar antara dolar AS dan won Korea Selatan. Pasangan ini diperdagangkan di pasar valuta asing global sepanjang sesi perdagangan utama, dengan likuiditas yang fluktuatif antar jam. Banyak investor menganggap USDKRW sebagai indikator risiko regional karena sensitif terhadap perubahan aliran modal internasional.
Profil likuiditasnya dipengaruhi oleh perbedaan suku bunga antara dua negara, volatilitas pasar global, serta berita ekonomi yang muncul dari AS maupun Korea Selatan. Spread antara harga beli dan jual bisa melebar pada periode volatil, terutama saat rilis data signifikan. Aktivitas trader institusional dan bank sentral regional turut membentuk likuiditas sehari-hari.
Secara struktural, USDKRW cenderung dipengaruhi oleh arah kebijakan moneter, sikap investor terhadap risiko, dan dinamika utang luar negeri Korea. Ketika dolar menguat secara umum, pasangan ini cenderung mengikuti tren tersebut. Namun korelasi dengan komoditas dan dinamika ekonomi Asia Timur tetap menjadi kunci untuk pergerakan jangka pendek.
Analisa USDKRW hari ini menunjukkan bahwa sentimen pasar global memiliki pengaruh besar pada pergerakan pasangan ini. Ketika risiko global menurun, aliran investasi berisiko cenderung meningkat, mendorong variasi dalam USDKRW. Sebaliknya, kekhawatiran geopolitik atau data AS yang kuat bisa mendorong penguatan dolar dan melemahkan won.
Momentum likuiditas di pasar Asia juga memainkan peran penting karena sebagian besar volume berasal dari peserta regional. Faktor-faktor seperti data ekspor-impor Korea Selatan, kebijakan fiskal, dan fluktuasi harga energi dapat memperlebar volatilitas. Investor juga memantau pernyataan pejabat bank sentral serta komentar mengenai jalur suku bunga untuk melihat arah jangka pendek.
Secara umum analisa USDKRW hari ini mengindikasikan bahwa arah pergerakan dipicu oleh kombinasi risiko eksternal dan kebijakan moneter. Kondisi pasar bisa berubah cepat karena rilis data utama, sehingga manajemen risiko menjadi prioritas. Pergerakan intraday sering mengikuti level teknis yang diamati para pelaku pasar besar.
Faktor fundamental utama yang mempengaruhi USDKRW meliputi dinamika suku bunga AS, kebijakan Federal Reserve, dan tekanan fiskal global. Data pekerjaan, inflasi, serta pertumbuhan ekonomi AS menentukan arah dolar secara umum. Di sisi Korea Selatan, neraca perdagangan, aliran modal, dan kabar industri manufaktur menjadi penentu utama bagi pergerakan won terhadap dolar.
Secara teknikal, USDKRW cenderung bergerak mengikuti pola moving average. Level support dan resistance yang relevan sering menjadi acuan untuk entry dan exit. Indikator momentum seperti RSI membantu mengkonfirmasi sinyal pembalikan atau kelanjutan tren.
Dalam analisa USDKRW hari ini, para pelaku pasar juga mempertimbangkan arah kebijakan bank sentral Korea serta komentar mengenai pelonggaran likuiditas global. Strategi risk management, penggunaan stop loss di sekitar level teknis, dan diversifikasi portofolio menjadi bagian penting. Dengan konteks ini, investor bisa menilai peluang intraday maupun outlook jangka menengah tanpa mengabaikan risiko volatilitas.
Bank of Korea mempertahankan suku bunga acuannya di 2.50% pada pertemuan keenam berturut-turut di bulan Februari, dengan keputusan bulat. Langkah ini sejalan dengan ekspektasi pasa…
Read MorePasar saham Asia menunjukkan kekuatan berkelanjutan, dengan indeks yang berbasis semikonduktor di Korea Selatan dan Taiwan memimpin kinerja. Analisis menunjukkan bahwa AI dipandang…
Read MoreUSD/KRW terlihat bergerak lebih rendah dalam beberapa sesi terakhir, namun tetap berada dalam kisaran yang jelas. Pergerakan ini mencerminkan dinamika teknikal yang cenderung sidew…
Read MoreMUFG Senior Currency Analyst Michael Wan menyatakan bahwa ekspor Asia yang lebih kuat pada awal 2026 menjadi dukungan utama bagi mata uang regional. Ia menyoroti data ekspor Thaila…
Read MoreBoK diperkirakan akan mempertahankan suku bunga acuannya pada 2,5 persen karena inflasi masih dekat target dan kekhawatiran soal stabilitas keuangan tetap ada. Data inflasi inti be…
Read MoreMenurut rangkuman dari Cetro Trading Insight, USD/KRW telah bergerak lebih rendah karena melemahnya dolar AS, didorong oleh penguatan yen (JPY) dan sentimen pro-risiko di pasar glo…
Read MoreMUFG mencatat ekspor Korea menunjukkan pertumbuhan yang solid, didorong terutama oleh sektor semikonduktor. Pendorong ini menjadi penopang utama bagi pandangan positif terhadap eko…
Read MoreRapat BoK MPC bulan Januari menandai pergeseran ke arah kebijakan yang lebih hawkish, meningkatkan fokus pasar pada risiko pengetatan lebih lanjut. Komite tampak mencoba menyeimban…
Read MoreRiset DBS Group menunjukkan Bank of Korea kemungkinan besar mempertahankan suku bunga dasar pada level 2,50% sepanjang 2026. Analisis ini didasarkan pada tanda bahwa tekanan infl…
Read MoreTarif AS yang dinaikkan menjadi 25% atas impor Korea Selatan telah menjadi sorotan utama bagi para pelaku pasar. Dampaknya terasa di berbagai sektor, terutama otomotif dan farmasi,…
Read More