GBPUSD Tertekan: Data Tenaga Kerja Inggris Lemah dan Minutes FOMC Menguatkan Dolar AS

GBPUSD Tertekan: Data Tenaga Kerja Inggris Lemah dan Minutes FOMC Menguatkan Dolar AS

Signal GBP/USDSELL
Open1.345
TP1.330
SL1.360
trading sekarang

Pound Sterling masih berada dalam tekanan akibat data tenaga kerja Inggris yang lebih lemah dan inflasi yang melunak. Januari CPI turun menjadi 3%, sementara pengangguran naik menjadi 5,2%. Pasar mulai menilai peluang BoE memangkas suku bunga dari 3,75% secepat Maret, meski pertemuan Februari meninggalkan suara beragam.

Di sisi AS, FOMC minutes menyoroti pertumbuhan ekonomi yang 'solid' dan peringatan bahwa kemajuan menuju target inflasi 2% mungkin lebih lambat dari harapan. Beberapa anggota menyatakan bahwa langkah kebijakan ke depan tidak bisa sepenuhnya dihilangkan jika inflasi kembali meningkat, sehingga ada risiko dorongan dolar lebih lanjut. Risiko ini menambah ketidakpastian bagi pasangan mata uang utama seperti GBPUSD.

Menjelang data ritel Januari di UK dan PMI awal, serta data AS seperti GDP dan PCE inti, pasar akan menilai daya tahan GBPUSD menjelang keputusan BoE.

Secara teknikal, GBPUSD menunjukkan tekanan setelah pasangan ini menembus di bawah EMA 50 hari di sekitar 1,3520 dan mendekati EMA 200 hari di sekitar 1,3420. Level support terdekat berada sekitar 1,3415, sedangkan resistance terdekat berada di 1,3526, dengan 1,3600 sebagai level penting berikutnya.

Indikator Stochastic telah bearish dan mendekati wilayah oversold, menunjukkan momentum jual jangka pendek yang kuat. Namun, potensi rebound bisa muncul jika harga mendekati EMA 200 hari.

Tren turun dari tertinggi 1,3869 pada akhir Januari masih terlihat, dengan pembentukan candle bearish yang semakin besar. Trader disarankan memantau level kunci 1,3415 dan potensi koreksi menuju 1,3526 sebelum menilai langkah berikutnya.

Laporan ini disusun oleh Cetro Trading Insight, media analisis pasar yang fokus pada peluang trading. Dari sudut pandang kami, momentum teknikal mendukung pendekatan jual untuk jangka pendek, selama price action tetap di bawah level-resisten utama.

Rencana trading yang direkomendasikan adalah menjual GBPUSD dengan entry sekitar 1.3450, stop loss di 1.3600, dan take profit di 1.3300, memberikan rasio risiko-imbangan sekitar 1:1,5. Pastikan Anda mengelola risiko dan menyesuaikan ukuran posisi sesuai toleransi.

Perlu diwaspadai volatilitas akibat data ekonomi utama pekan ini seperti retail sales UK, PMI, GDP AS, dan PCE inti AS, yang bisa memicu gerakan mendadak pada pasangan mata uang ini.

broker terbaik indonesia