Harga Emas Stabil di Kisaran 5.000–5.100, Didorong Data NFP AS dan Geopolitik

Harga Emas Stabil di Kisaran 5.000–5.100, Didorong Data NFP AS dan Geopolitik

trading sekarang

Emas bergerak sideways di atas level $5.000, terperangkap dalam kisaran konsolidasi minggu ini antara $5.000 dan $5.100. Pergerakan harga yang relatif datar mencerminkan tantangan bagi pelaku pasar untuk menemukan arah jelas. Para pelaku pasar menunggu konfirmasi sinyal dari data ekonomi dan komentar kebijakan sebelum membuat komitmen besar. Menurut Cetro Trading Insight, dinamika ini menempatkan emas dalam posisi siap mengoreksi arah jika ada katalis baru.

Menurut Cetro Trading Insight, data ketenagakerjaan AS menjadi kunci pelebaran atau penyempitan kisaran. Data Nonfarm Payrolls (NFP) Januari menunjukkan lonjakan pekerjaan sebesar 130 ribu, jauh melampaui ekspektasi 70 ribu. Angka tersebut menandai momentum tenaga kerja yang cukup kuat. Kondisi ini meningkatkan kemungkinan Federal Reserve menahan suku bunga lebih lama daripada yang diperkirakan pasar.

Ketegangan antara AS dan Iran tetap menjadi faktor penopang permintaan aset aman. Laporan bahwa AS berencana mengerahkan kapal induk kedua meningkatkan risiko geopolitik di wilayah Timur Tengah. Kondisi geopolitik ini mendukung posisi emas untuk tetap bertahan di kisaran saat ini meski ekspektasi pemangkasan suku bunga menipis.

Data NFP Januari 130 ribu tidak hanya lebih tinggi dari estimasi, tetapi juga menunjukkan momentum kerja yang lebih kuat dari yang diperkirakan pasar. Angka ini menambah tekanan bagi opini pemangkasan suku bunga dalam waktu dekat. Secara keseluruhan, data tersebut menguatkan argumen bahwa kebijakan moneter AS akan berhenti sejenak dari perubahan arah kebijakan.

Tingkat pengangguran turun menjadi 4,3 persen, menambah argumen bagi Federal Reserve untuk mempertahankan kebijakan stabil lebih lama. Kondisi ini juga menambah beban bagi logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil. Pasar menilai bahwa jalur kenaikan suku bunga bisa tertahan meski dinamika fiskal dan risiko eksternal tetap menjadi faktor penentu.

Komentar pejabat Fed mencerminkan sikap menjaga kebijakan tetap restriktif meski inflasi berada mendekati target. Pasar futures memperkirakan pemotongan sekitar 50 basis poin sepanjang tahun ini, dengan langkah pertama kemungkinan terjadi antara Juni dan Juli. Skenario ini tetap rapuh jika inflasi berubah atau dinamika global berubah secara signifikan.

Analisis Teknis dan Prospek Perdagangan

Dari sisi teknis, momentum jangka pendek telah melemah setelah koreksi tajam, menandai fase konsolidasi. Indikator RSI berada di sekitar 55, menunjukkan bias netral dalam jangka pendek. ADX berada di sekitar 8, menandakan kekuatan tren yang sangat lemah, sementara ATR mulai melandai, mengisyaratkan pengurangan volatilitas.

Di kerangka grafik 4 jam, XAU/USD stabil di atas 100-period SMA mendekati level $5.000. Break di atas $5.100 diperlukan untuk membangkitkan momentum bullish, sementara penutupan di bawah kisaran tersebut bisa menekan harga menuju support sekitar $4.850.

Garis tren utama tetap positif secara keseluruhan, namun konsolidasi saat ini menuntut konfirmasi breakout untuk membuka peluang arah yang lebih jelas. Risiko geopolitik dan perubahan kebijakan tetap ada, sehingga investor perlu memantau level kunci untuk menghindari tekanan downside lebih lanjut.

broker terbaik indonesia